Berita

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanudin dan Sekretaris Kompolnas, Irjen (Pur) Benny Josua Mamoto, berfoto dengan disabiltas/RMOLBanten

Presisi

Polres Tangsel Fasilitasi Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas, Kompolnas Ajak Jajaran Polri Mengikuti

SENIN, 22 MARET 2021 | 18:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepolisian resor (Polres) Tangerang Selatan telah merevitalisasi sarana prasarananya untuk mempermudah penyandang disabilitas dalam pelayanan di jajaran wilayah hukum Polres Tangsel.

Tapi, bukan itu inovasi utama terkait dengan para penyandang disabilitas. Gebrakan paling inovatif dari Polres Tangsel adalah memfasilitasi penyandang disabilitas untuk membantu korps Bhayangkara melayani masyarakat.

Sejauh ini sudah ada lima penyandang disabilitas yang bekerja di jajaran wilayah hukum Polres Tangsel. Dua di antaranya aktif di Satreskrim dan Sie Humas Polres Tangsel.


Sedangkan, tiga orang lainnya ditempatkan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di tiga Polsek wilayah hukum Polres Tangsel.

Gebrakan inovasi ini, mendapat apresiasi dari Sekretaris Kompolnas, Irjen (Purn) Benny Josua Mamoto saat mengunjungi Mapolres Tangsel, Senin (22/3).

"Ini program yang sangat bagus dan tentunya surprise bagi kami dari Kompolnas. Karena ini, satu terobosan, satu inovasi kepedulian kepada sesama," ucap Benny.

Dia menambahkan,"Kita semua tahu dengan segala kelebihan dan kekurangan ada saudara kita yang punya kekurangan. Nah, di sini Pak Kapolres melihat kelebihan apa yang bisa diberdayakan maka mereka direkrut kemudian diberikan pekerjaan sesuai dengan potensi yang mereka punya."

Benny menjelaskan, program ini dapat membantu pemerintah dan menambah lapangan pekerjaan. Dan, berharap jajaran Polri bisa mengikuti program ini agar penyandang disabilitas bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara.

"Kita berharap, inisiasi ini nantinya diikuti oleh jajaran polri yang lain di daerah daerah. Sehingga nanti saudara-saudara kita yang ada keterbatasan bisa juga berkontribusi di dalam tugas-tugas Polri," sambungnya.

Sementara itu, Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanudin menuturkan, salah satu dari program unggulan Kapolri itu adalah bagaimana mengakomodir potensi-potensi dari saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan dalam hal ini disabilitas.

"Sehingga kami dari Polres Tangerang Selatan segera menindaklanjuti dari program Pak Kapolri tersebut, dengan kami menerima saudara-saudara kita yang difabel atau disabilitas untuk bekerja di Polres Tangerang Selatan sebagai staf dan bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kami," tutur Iman.

Lanjut Iman, nantinya jajaran anggota di Polres Tangsel juga akan diberikan pelatihan menggunakan bahasa isyarat agar bisa mempermudah berkomunikasi guna memaksimalkan pelayanan.

"Tadi ada masukan dari Komnas HAM dan Kompolnas untuk memberikan pelatihan kepada personel kami di Polres Tangsel untuk belajar bahasa isyarat, sehingga nanti pada saat memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas khususnya yang memiliki keterbatasan di dalam komunikasi, personel kami sudah siap melayani mereka. Kita akan memberikan pelatihan atau pembelajaran bagi personel khusus dalam hal bahasa isyarat," tutup Kapolres Tangsel.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya