Berita

Ketum Apindo Harijadi Sukamdani saat bersaksi dalam persidangan Jumhur Hidayat/Ist

Hukum

Jadi Saksi, Ketum Apindo: Saya Tidak Terusik Dengan Tweet Jumhur

SENIN, 22 MARET 2021 | 16:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)Harijadi Sukamdani dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan tindakan pidana ujaran kebohongan yang mengakibatkan keonaran, dan ujaran kebencian terhadap golongan pengusaha dengan terdakwa Jumhur Hidayat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/3).

Pengusaha kelas kakap yang juga pembuat draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja itu bersaksi bahwa apa yang dilakukan oleh Jumhur Hidayat sama sakali tidak menimbulkan kebencian dan permusuhan.

Sebab, kata Harijadi, hubungan kelompok pengusaha dan kelompok buruh selama ini selalu diwarnai ketegangan dan kedamaian yang terkendali.


Hal ini terungkap ketika terdakwa Jumhur Hidayat menanyakan Harijadi Sukamdani terkait pernyataannya di akun Twitter miliknya itu.

"Apakah saudara saksi merasa pernyataan saya memusuhi atau membenci pengusaha sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum?" tanya Jumhur kepada Harijadi.

Harijadi Sukamdani menjawab tidak merasa ada permasalahan dengan Tweet Jumhur tersebut yakni 'UU ini memang utk PRIMITIVE INVESTORS dari RRC dan PENGUSAHA RAKUS. Kalau INVESTOR BERADAB ya seperti di bawah ini'.

"Yang jelas kami tidak merasa terusik karena tidak spesifik," kata Harijadi.

Hariyadi juga menilai cuitan Jumhur terkait UU omnibus law Cipta Kerja sebagai hal biasa. Menurutnya, kritik itu biasa disampaikan oleh seorang tokoh perserikatan pekerja.

"Itu tentu hal biasa dan dalam pernyataan tokoh perserikatan pekerja biasa seperti itu, itu saja," ujarnya.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya