Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

UU ITE Batal Revisi Tanda Jokowi Gagal Memahami Keinginan Anak Muda

SENIN, 22 MARET 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Joko Widodo dan DPR RI dianggap telah gagal menyerap aspirasi kalangan anak muda dalam mewujudkan demokrasi yang sehat.

Kegagalan itu ditandai dengan batalnya Presiden Joko Widodo mewujudkan niat untuk merevisi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Sementara berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, 53,7 persen anak muda setuju UU ITE direvisi demi kebebasan berpendapat.

"Tak jadinya revisi UU ITE oleh pemerintah dan DPR itu menandakan bahwa DPR dan pemerintah telah gagal dalam menyerap aspirasi masyarakat terutama aspirasi kalangan anak muda," kata pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/3).

Bahkan, kata Ujang, Staf khusus (Stafsus) Presiden yang berasal dari kalangan milenial dianggap hanya pajangan karena tidak bisa menjembatani aspirasi anak muda Indonesia.

"Harusnya staf khusus milenial itu hadir dan ada untuk menjadi bagian solusi bagi kalangan milenial Indonesia. Bukan hanya aksesoris istana," pungkas Ujang.

Temuan terbaru survei Indikator Politik Indonesia menyebut bahwa sebanyak 53,7 persen anak muda Indonesia menilai UU ITE perlu direvisi untuk menjamin kebebasan masyarakat dalam mengemukakan pendapat.

“Sekitar 24,1 persen berpendapat UU ITE tidak perlu direvisi agar orang tidak berlaku sesukanya. Sisanya 18,6 persen tidak menjawab,” tutur Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (21/3).

Mayoritas anak muda dalam survei ini atau sebesar 41,6 persen juga menilai tindakan saling melaporkan dengan dasar UU ITE adalah hal yang tidak baik.

“Namun, sekitar 32,3 persen menilainya baik, dan 26,1 persen tidak menjawab,” tuturnya.

Populer

Joko Widodo Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang

Sabtu, 08 Mei 2021 | 07:06

Ajakan Presiden Jokowi Makan Babi Saat Lebaran, ICMI: Tidak Punya Empati!

Sabtu, 08 Mei 2021 | 13:17

Ini Penjelasan Firli Bahuri Soal Isu Pemecatan Novel Baswedan Dkk Karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Senin, 03 Mei 2021 | 19:59

Soal Jokowi Dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno

Sabtu, 08 Mei 2021 | 11:55

Presiden Jokowi Bisa Beri Mandat Kepada Jusuf Kalla Untuk Selesaikan Papua

Selasa, 04 Mei 2021 | 16:51

Ustadz Abdul Somad Diserang Kabar Burung, Kali Ini Tentang Kado Pernikahan

Minggu, 02 Mei 2021 | 22:03

Praktik Mandi Kotoran Sapi Untuk Cegah Covid-19 Makin Marak Di India, Dokter: Tidak Ada Bukti Ilmiah

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:57

UPDATE

Ketua PDIP: Elektabilitas Ganjar Bagian Dari Pencitraan, Belum Tentu Dapat Rekomendasi Megawati

Kamis, 13 Mei 2021 | 06:34

Gaza Dibombardir Jelang Idulfitri, 65 Warga Palestina Tewas

Kamis, 13 Mei 2021 | 06:28

Menlu Retno: Mari Isi Hari Kemenangan Dengan Tekad Menjadi Bagian Dari Solusi

Kamis, 13 Mei 2021 | 06:07

Ingat, Hari Ini Transjakarta Beroperasi Mulai Pukul 9 Pagi

Kamis, 13 Mei 2021 | 06:01

Eevolusi Energi (2)

Kamis, 13 Mei 2021 | 05:30

Gegara 1 Kesalahan, Chelsea Dipermalukan Arsenal Di Kandang Sendiri

Kamis, 13 Mei 2021 | 05:11

Warga Batang Nekat Takbir Keliling, Langsung Dibubarkan Bupati

Kamis, 13 Mei 2021 | 04:57

Tak Terima Jokowi Dituduh Lemahkan KPK, Ali Ngabalin: Itu Cara-cara Berpikir Otak Sungsang

Kamis, 13 Mei 2021 | 04:40

60 Persen Napi Di Jatim Dapat Remisi Idulfitri, Negara Hemat Rp 7,7 Miliar

Kamis, 13 Mei 2021 | 04:21

Doa Menyentuh Hati Anies Di Hari Yang Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 | 03:49

Selengkapnya