Berita

Ilustrasi bawang putih di pasaran/Ist

Bisnis

Sudah Ada UU Ciptaker, Harusnya Harga Bawang Putih Stabil Jelang Ramadhan Dan Idul Fitri

MINGGU, 21 MARET 2021 | 20:56 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Lonjakan kebutuhan pangan menjelang bulan puasa dan Idul Fitri harus benar-benar diantisipasi oleh pemerintah.

Forum Komunikasi Pengusaha dan Pedagang Pangan (FKP3), Aminullah mengatakan, lonjakan bahan pangan yang kerap terjadi jelang bulan ramadhan seharusnya tak perlu terjadi. Ia pun mencontohkan kebutuhan seperti bawang putih produk impor.

"Bawang putih ini produk impor dengan ritme atau siklus yang sudah terbaca setiap tahun. Berapa kebutuhan impor setiap tahun dan bulan, di bulan apa saja yang permintaannya tinggi. Produksi dan harga di negara asal seperti China pun tidak ada kendala. Harusnya bawang putih tidak ikut-ikutan naik," kata Aminullah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/3).


Aminullah juga menyoroti regulasi RIPH dan SPI yang menjadi sumber masalah kenaikan harga. Menurutnya, dengan dikeluarkannya UU Ciptaker, seharusnya kemudahan berusaha dan kestabilan harga yang terjangkau oleh masyarakat dapat diwujudkan. Sehingga, kata dia, pedagang tidak sulit mendapatkan barang dan harga tidak terus-terusan naik.

“Terus terang kami bingung, sudah jelas-jelas di UU Ciptaker dan PP 26/2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Pertanian tidak ada aturan importasi produk pangan yang biasa dikenal dengan RIPH. Lantas kenapa sampai sekarang kalau mengajukan harus pakai RIPH lagi?" kritiknya.

Di sisi lain, keluhan yang sama juga datang dari importir yang ingin mengajukan RIPH tapi merasa kesulitan.

“Untuk saat ini pengajuan RIPH bawang putih sedang ditutup. Alasannya pembatasan dari pihak Kementerian Pertanian," jelas salah satu perwakilan importir, Widyaningsih.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya