Berita

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas/Net

Politik

Bagi Ketua Muhammadiyah, Rencana Impor Beras Tidak Sesuai Seruan Presiden Jokowi

MINGGU, 21 MARET 2021 | 07:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana pemerintah untuk melakukan impor beras dari Thailand sebanyak 1 juta ton pada akhir Maret 2021 membuat Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas terkejut. Sebab, jika itu dilakukan, maka berpotensi menghancurkan harga beras petani yang sedang memasuki masa panen raya.

Menurut Anwar Abbas, impor beras ini juga tidak selaras dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang telah mengimbau seluruh warga masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri dan jangan membeli produk asing.

“Apalagi produk-produk tersebut sudah bisa di-supply oleh anak-anak bangsa,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/2).


Anwar Abbas pun bertanya-tanya, kenapa untuk kasus beras bisa muncul rencana impor dan tidak sesuai dengan seruan yang disampaikan Presiden Joko Widodo.  

“Kalau alasannya kualitas produk beras kita tidak memenuhi standar yang ada lalu siapa yang akan membeli beras rakyat? Diekspor tentu jelas tidak bisa, lalu oleh para petani kita akan dijual ke mana beras tersebut sementara mereka perlu uang,” tanyanya.

Atas dasar itu, wakil ketua umum MUI ini betul-betul menggarisbawahi apa yang disampaikan Presiden Jokowi agar masyarakat membeli produk bangsa sendiri. Sebab, sambungnya,  memang tugas negara dan pemerintah konstitusi adalah untuk melindungi dan mensejahterakan rakyat.

Bahkan dalam Pasal 33 UUD NRI 1945 pemerintah diamanati untuk menciptakan sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Oleh karena itu, bagi tegaknya amanat dari konstitusi maka pemerintah harus hadir membela rakyat,” tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya