Berita

Aktivis JIHN saat melakukan demonstrasi di depan Kantor Kemenhub/RMOL

Politik

Klaim Punya Bukti Kasus Korupsi, JIHN Akan Laporkan Oknum Pejabat Kemenhub Ke KPK

KAMIS, 18 MARET 2021 | 17:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sejumlah aktivis yang tergabung Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) melakukan unjuk rasa ke Kantor Kementerian Perhubungan.

Unjuk rasa itu terkait upaya  menuntut bersih-bersih dari dugaan korupsi yang terjadi di Kementerian Perhubungan.

JIHN mengklaim diduga aseorang pejabat di Kementerian Perhubungan mengarahkan proyrk ke salah satu bandar.


"Berdasarkan data yang kami himpun, Harno Trimadi mengarahkan semua proyek ke pengusaha Tionghoa bernama Roni. Roni Cs sudah lama bercokol di Kemenhub," klaim Ketua Umum JIHN, Riswan Siahaan saat berorasi, Kamis (18/03).

Riswan kemudian menganalogikan Kementerian yang saat ini di bawah kendali menteri Budi Karya Sumadi disinyalir seperti sarang laba-laba.

Bahkan JIHN mengklaim telah mendapatkan data bahwa ada indikasi oknum pejabat Kementerian yang diduga terjerat dugaan rasuah di Kalimantan Barat.

"Kepala BPTD Provinsi Papua, sudah jelas-jelas tersandung kasus Korupsi ketika menjabat di Kalimantan Barat, tapi sampai sekarang justru semakin mendapatkan posisi yang strategis pada struktur kementrian," katanya.

Pejabat yang dimaksud Riswan adalah Dominggus. Berdasarkan penelusurannya, RIswan menyebutkan bahwa, Dominggus tersandung dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIV Provinsi Kalimantan Barat senilai Rp 177 juta pada tahun 2020 yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.

Tak berhenti, Riswan mengklaim, tim investigasi yang dipimpinnya menemukan fakta baru.

Dominggus yang saat ini menjabat Kepala Balai, justru ikut-ikutan menjadi kontraktor proyek pengadaan barang dan jasa Kementrian Perhubungan.

"Banyak penjahat di dalam kementrian. Saat ini kami terus mendalami siapa Dominggus dan orang di belakangnya, dan siapa pengusaha Roni. Pasti akan kami buka ke Publik," ancam Riswan dengan nada serius.

Aksi unjuk rasa sempat terjadi ketegangan ketika Demonstran dilarang berorasi di Kementrian Perhubungan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Riswan mengaku sempat dihalang-halangi untuk berorasi.

Alasan yang diutarakan dinilai mengada-ada. Mulai dari sedang ada agenda sidang di Mahkamah Konstitusi hingga demonstran mendapat tekanan berbentuk ancaman pemeriksaan Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Polres Jakarta Pusat.

Selesai menggelar aksi di depan Kementerian Perhubungan demonstran juga berorasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam waktu dekat, Riswan mengatakan pihaknya akan melaporkan anak buah Budi Karya Sumadi ke KPK.

"Kami akan kembali dan segera melaporkan kasus dugaan korupsi Kementrian Perhubungan ke KPK," tutup Riswan mengakhiri orasi.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya