Berita

Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode Jebakan Batman Buat Jokowi

KAMIS, 18 MARET 2021 | 15:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kalangan relawan mendukung sikap tegas Presiden Joko Widodo yang menolak wacana dan dicalonkan untuk periode ketiga pada pemilihan presiden 2024. Jokowi disebut sebagai sosok yang demokratis dan konstitusional.

"Kamis sangat mendukung sikap tegas Presiden Jokowi, menolak wacana masa jabatan presiden tiga periode," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Dedy Mawardi di Jakarta, Kamis (18/3).

Hal ini disampaikan Dedy menanggapi wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, setelah sebelumnya mantan Ketua MPR Amien Rais mengemukakan kecurigaannya.


Dalam sebuah kesempatan, Amien Rais mengaku menangkap sinyal politik atau skenario yang mengarah agar Presiden Jokowi kembali terpilih hingga tiga periode.

Tetapi, Presiden Jokowi sudah mengatakan menolak usulan perpanjangan masa jabatan presiden. Dia sendiri mengaku tidak berniat dan tidak punya minat untuk menjabat selama tiga periode.

Jokowi juga sudah memastikan dia bakal patuh pada konstitusi atau UUD 1945 yang mengamanatkan bahwa jabatan masa presiden maksimal dua periode.

Dedy menegaskan, sikap Presiden Jokowi sudah sangat jelas, sehingga publik sudah bisa menilai kebenaran informasi yang berkembang saat ini.

"Jokowi bukan saja sebagai sosok yang demokratis, tetapi dia juga pemimpin yang taat asas dan tegak lurus dengan konstitusi," tandasnya.

Lebih lanjut Dedy menjelaskan, wacana masa jabatan presiden tiga periode seperti "jebakan batman" buat Jokowi, supaya ada image negatif di masyarakat kalau Jokowi adalah haus kekuasaan.

Karena itu, Dedy menghimbau masyarakat untuk mengakhiri wacana masa jabatan presiden tiga periode dikaitkan dengan Jokowi.

"Kami paling depan menolak jika sampai ada amandemen UUD yang merubah masa jabatan presiden dari dua periode menjadi tiga periode," tegasnya.

Ditambahkan Dedy, urusan konstitusi jangan sampai dijadikan dagelan politik buat kepentingan sesaat tetapi sesat dari semangat reformasi serta sistem demokrasi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya