Berita

Pengamat Pusat Studi BUMN dari FEB Universitas Hasanudin Makassar Mursalim Nohong/Net

Politik

Kolaborasi 7 Perusahaan BUMN Diyakini Mampu Jadi Motor Penggerak Sektor Pariwisata

KAMIS, 18 MARET 2021 | 15:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap kolaborasi tujuh perusahaan plat merah dapat menjadi motor penggerak sektor pariwisata di Indonesia, yang ditanda melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Program Strategis BUMN Ekosistem Pariwisata.

Optimisme Erick Thohir itu pun diamini pengamat Pusat Studi BUMN dari FEB Universitas Hasanudin Makassar Mursalim Nohong. Dia berharap terhadap perkembangan pariwisata Indonesia yang diawali dengan penandatanganan MoU 7 perusahaan BUMN bisa ditindaklanjuti dengan kebijakan-kebijakan lain dilevel pemerintah daerah.

“Langkah ini tentu merupakan bagian penting dari isi dokumen induk pengembangan kepariwisataan nasional dan juga daerah. Artinya masih banyak point lain yang bersifat mandatory yang seharusnya digali kemudian diterapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah,” ujar Mursalim kepada wartawan, Kamis (18/3).


Mursalim menambahkan, kebijakan ini harus bersifat satu pintu seperti dalam dunia investasi dan penanaman modal.

Sebagai salah satu bentuk bisnis jasa, maka penciptaan rasa aman, bersih, nyaman dan sifat bersahaja masyarakat juga seharusnya menjadi perhatian penting masyarakat dan pemerintah.

Sambungnya, infrastruktur jalan dan penghubung antar lokasi khususnya daerah tujuan wisata harus ditingkatkan juga. Jalan dan jembatan yang baik tentu akan memperpendek waktu tempuh setiap wisatawan.

“Kalau itu semua dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah maka tentu akan terbangun optimisme bahwa BUMN akan menjadi lokomotif penggerakan pembangunan di negeri sendiri bukan saja pariwisata tetapi sektor lainnya juga," pungkasnya.

Sebelumnya, Erick mengungkapkan kolaborasi membentuk ekosistem pariwisata ini merupakan inisiatif yang baik sesuai Key Performance Indicators (KPI) yang diberikan kepada para direksi dan komisaris BUMN tersebut.

Adapun BUMN yang menandatangani MoU, yaitu PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai operator bandara, PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai operator maskapai Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan pariwisata.

Lalu, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) selaku pengelola Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, PT Hotel Indonesia Indonesia Natour (Persero) yang merupakan travel management dan operator jaringan hotel, serta PT Sarinah (Persero) yang memiliki bidang usaha ritel, properti, ekspor, impor dan distribusi.

Ketujuh BUMN tersebut akan lebih intensif menindaklanjuti MoU ini dengan quick win program terkait promosi bersama, cross selling, bundling strategy dan pembuatan produk-produk terkait pariwisata sesuai new normal.

Di samping itu, para pihak juga akan mengkaji kemungkinan pemanfaatan sumber daya perusahaan termasuk anak perusahaan atau perusahaan terafiliasi untuk mendukung berjalannya program strategis ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya