Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Net

Politik

Pemerintah Harus Cermat Saat Ambil Kebijakan Mudik Lebaran

KAMIS, 18 MARET 2021 | 07:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah diminta cermat memutuskan kebijakan mudik lebaran di tahun ini. Terlebih Idul Fitri pada pertengahan Mei 2021 mendatang diperkirakan masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengingatkan bahwa di masa itu juga, Indonesia sedang masuk dalam salah satu tahapan paling penting dalam upaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19, yaitu program vaksinasi nasional.

Penurunan laju kasus positif Covid-19 akan sangat membantu keberhasilan proses vaksinasi. Jika kasus terus menurun, maka energi besar bangsa terutama di bidang kesehatan baik fasilitas maupun SDM Kesehatan bisa dicurahkan untuk fokus menuntaskan proses vaksinasi sehingga kekebalan komunitas bisa segera terwujud.


Oleh karena itu, segala kegiatan di masyarakat yang sifatnya mobilitas dan interaksi dalam jumlah besar misalnya mudik sedapat mungkin selama proses vaksinasi diharapkan menjadi perhatian serius dan diputuskan secara cermat.

“Saya sangat berharap pemerintah memutuskannya dengan cermat dan hati-hati,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/3).

Menurut Fahira, selain protokol kesehatan 3M, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi sudah teruji sebagai strategi yang efektif untuk menurunkan kasus positif dan menjadi langkah yang tepat dan cepat untuk mengendalikan laju virus.

Di banyak negara pembatasan yang tegas dan konsisten terhadap mobilitas dan interaksi berhasil menurunkan jumlah kasus positif Covid-19 dan sangat membantu berbagai negara tersebut mengendalikan pandemi.

“Sekali lagi, fase vaksinasi ini sangat krusial dalam upaya kita agar bisa hidup normal kembali dan beraktivitas seperti sebelum pandemi. Agar ini terwujud, semua kondisi yang berpotensi bisa menambah atau melonjakkan jumlah kasus harus antisipasi dan cegah semaksimal mungkin,” tuturnya.

“Saat ini yang kita butuhkan adalah kesabaran dan konsistensi agar bisa segera keluar dari belitan pandemi ini,” pungkas Fahira Idris.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya