Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dan Dubes India untuk Indonesia, Shri Manoj K Bharti/Repro

Politik

Di Depan Dubes India, Sandiaga Pamer Desa Wisata Berkelanjutan

RABU, 17 MARET 2021 | 21:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menggelar pertemuan langsung dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Manoj K Bharti.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat virtual yang dilakukan keduanya pada 25 Februari lalu. Pertemuan keduanya dilakukan di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali, Rabu (17/3).

Dalam pertemuan itu, Sandiaga memamerkan desa wisata berkelanjutan yang menjadi program unggulan Kemenparekraf dalam memulihkan pariwisata nasional serta membuka lapangan kerja.


"Pagi ini sesuai janjinya, beliau hadir langsung di Pulau Bali. Tepatnya di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan di mana kami sedang kembangkan 177 desa wisata berkelanjutan," kata Sandiaga.

Dalam rapat itu, Sandiaga dan Shri Manoj membahas sejumlah persoalan. Antara lain, rencana pembukaan kembali pariwisata Bali dengan menerapkan konsep Travel Corridor Arrangement atau dikenal dengan Travel Bubble.

Selain itu, keduanya juga membahas penerbangan langsung dari India ke Indonesia, begitu pula rute sebaliknya yang saat ini belum tersedia.

"Angka wisatawan India menuju Indonesia, terutama Jakarta dan Bali sangat besar. Di 2019 angkanya mencapai setengah juta. Dengan adanya penerbangan langsung,diharapkan akan membawa keuntungan bagi sektor pariwisata kedua negara," terangnya.

Isu tentang adaptasi teknologi dan digital untuk pengembangan pariwisata dan menggeliatkan UMKM sektor ekonomi kreatif juga mengemuka dalam pertemuan tersebut.

Sandiaga yang juga Wakil Ketua Dewan Gerindra melihat, teknologi di India sudah cukup mumpuni dan bisa diadaptasi di Indonesia.

"Kami berharap hubungan Indonesia dan India akan semakin kuat demi kemajuan kedua negara yang sudah menjadi sahabat sejak zaman kemerdekaan," demikian Sandiaga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya