Berita

Terpidana kasus Jiwasraya, Benny Tjokro/Net

Hukum

Pengacara Benny Tjokro Anggap Hitungan BPK Bikin Pelaku Lain Aman

SELASA, 16 MARET 2021 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sidang gugatan administratif kedua yang diajukan tim kuasa hukum Benny Tjokro ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) digelar di PTUN Jakarta, Selasa (16/3).

Sidang kali ini beragenda pemeriksaan syarat administratif dari gugatan tim kuasa hukum Benny Tjokro kepada BPK atas kasus Jiwasraya. Pengacara Benny Tjokro, Bob Hasan menganggap BPK tidak memiliki uraian jelas terkait kerugian negara atas kasus Jiwasraya.

"BPK hanya sebut ada kerugian negara Rp 16 trilun. Terus dilokalisir ke Benny Tjokro harus ganti rugi Rp 6 triliun tanpa ada perinciannya. Jadi hanya digeneralkan ke Benny saja, lalu bagaimana dengan emiten (pemilik saham) lainnya?" kata Bob Hasan.


Tidak adanya rincian yang jelas menunjukkan ada ketidakseimbangan proses pemeriksaan administratif kerugian negara dari Jiwasraya. Dampaknya, kata Bob, akan mengamankan pihak lain yang merugikan keuangan Jiwasraya tak tersentuh hukum.

"Berapa yang dirugikan dari perbuatan Benny? Mana saja unsur keuangan yang Benny rugikan? Itu tidak diuraikan BPK, hanya sebut ada kerugian Rp 16 triliun. Ini bisa membuat pelaku lainnya, kalau ada, merasa tenang," jelas Bob.

"Kalau mau adil, dihitung dengan cermat agar betul-betul terungkap siapa saja dalang yang merugikan keuangan Jiwasraya," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya