Berita

Keluarga Megawati dan alm. Taufiq Kiemas bersama anak-anak mereka/Ist

Politik

Regenerasi PDIP, Jokowi Dan Budi Gunawan Bersaing Dengan Tiga Anak Mega

SELASA, 16 MARET 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PDI Perjuangan memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam waktu dekat untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Salah satu pekerjaan rumah tersebut adalah regenerasi kepemimpinan di tubuh partai berlambang banteng ini.

Demikian antara lain dikatakan wartawan senior Kompas, Yophiandi Kurniawan, ketika berbicara dalam webinar bertema “Refleksi Konstruksi Historis PDI Perjuangan: Dari PNI 1927 Ke PDI 1973 Ke PDI Perjuangan” yang digelar Badan Penelitian Pusat PDIP, Rabu malam lalu (10/3).


Pembicara lain dalam webinar itu adalah Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi Jurnal Prisma, Daniel Dhakidae, dam kader senior PDIP Sirmadji Tjondro Pragolo.

Menurut Yophiandi, ada dua skenario kepemimpinan baru PDIP pasca Megawati Soekarnoputri.

Pertama, kepemimpinan baru partai dilanjutkan trah Megawati Soekarnoputri. Dikatakannya, ketiga anak Megawati, yakni Muhammad Prananda Prabowo, Muhammad Pratama, dan Puan Maharani, memiliki kapasitas yang memadai untuk menggantikan ibu mereka.

Selain itu ada dua tokoh lain yang dikenal memiliki hubungan spesial dengan Megawati yang juga layak dipertimbangkan untuk memimpin PDIP.

Keduanya adalah Joko Widodo yang sekarang ditugaskan sebagai Presiden Indonesia, dan Budi Gunawan yang sedang menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Yophiandi juga mengatakan, PDIP memerlukan kehadiran figur seperti alm. Taufiq Kiemas yang dikenal luwes dalam pergaulan dan dapat merangkul kawan dan lawan.

Hal lain yang juga disampaikan Yophiandi adalah arti penting pemilih pemula kalangan milenial.

Dia menyarankan agar sedari dini PDIP menyiapkan strategi khusus untuk betul-betul dapat merangkul kelompok ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya