Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza/Net

Nusantara

Wagub Ariza Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Tanah Di Cipayung

SELASA, 16 MARET 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza yakin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi pembelian tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur tahun 2019.

Dalam hal ini, Riza Patria menilai pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum diperlukan. Sebab, kasus tersebut terjadi di BUMD yang dipastikan gubernur tidak mengetahui detail teknis pelaksanaannya.

"Ya nggak perlu sampai pemanggilan demikian," kata Ariza seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Selasa (16/3).


Kendati begitu, orang nomor dua di Jakarta itu tetap menyerahkan hal ini kepada KPK dan menghormati setiap prosesnya.

"Jadi saya kira KPK sangat profesional, sangat mengerti tahu siapa yang harus ditanya, siapa yang harus diklarifikasi, sampai siapa yang harus dipanggil dan lain sebagainya, kita serahkan mekanismenya seperti selama ini yang ada di KPK tentu kita hormati," tutup Ariza.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka kepada Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan atas kasus pengadaan tanah Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Atas kejadian ini, Gubernur Anies Baswedan langsung menonaktifkan Yoory dan menunjuk Indra Sukmono Arharrys sebagai Plt Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya