Berita

Deputi Balitbang Demokrat Syahrial Nasution/Net

Politik

Darmizal Bantah Dekati Syafruddin, Demokrat: Jangan Kemudian Betul Lagi

SENIN, 15 MARET 2021 | 12:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bantahan dari penggagas perkumpulan yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Darmizal ihwal pihaknya meminta mantan Wakapolri Komjen Syafruddin untuk menjadi wakil ketua umum mendampingi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko direspons santai oleh DPP Partai Demokrat.

Deputi Balitbang Demokrat Syahrial Nasution mengatakan, bantahan dari Darmizal dkk itu tidak jauh berbeda dengan bantahan Moeldoko saat awal-awal ingin 'membegal' Partai Demokrat. Namun, pada akhirnya semua bantahan Moeldoko itu terbukti bohong.   

"Jangan membantah tapi kemudian ternyata betul," ujar Syahrial kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (15/3).


"Dulu juga Moeldoko bilang kumpul-kumpul, ngopi-ngopi, nggak ada bicara-bicara soal kudeta Demokrat. Ternyata, bohong. Terjadi KLB abal-abal dan Moeldoko menerima jadi ketum KLB abal-abal," imbuhnya menegaskan.

Syahrial justru merasa heran pasca KLB abal-abal di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) silam menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum, suaranya nyaris tak lagi terdengar.

"Coba Pak Moeldoko keluar dari persembunyian. Jangan berlindung terus di balik bayang-bayang Jhoni Allen Marbun CS," tegasnya.

"Kalau memang Pak Moeldoko sudah merasa tertipu dengan KLB abal-abal tersebut, ya kesatria aja," demikian Syahrial.

Darmizal membantah bahwa pihaknya telah mendekati eks Wakapolri Komjen (Purn) Syafruddin untuk dijadikan sebagai wakil ketua umum KLB mendampingi Moeldoko.

"Saya pastikan berita tersebut salah," kata Darmizal, Senin (15/3).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya