Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pakar Hukum Tata Negara Yakin Jokowi Tak Terlibat Dalam Kisruh Demokrat

SENIN, 15 MARET 2021 | 11:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemelut yang tengah dialami Partai Demokrat secara langsung maupun tidak langsung ikut menyeret nama Presiden Joko Widodo. Penyebabnya tak lain keterlibatan langsung Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono.

Namun demikian, dikatakan pakar hukum tata negara, Prof Sugianto, keterlibatan Moeldoko dalam konflik Partai Demokrat adalah urusan pribadi sang Kepala KSP. Tidak ada sangkut pautnya dengan Jokowi sebagai atasan Moeldoko.

Ia pun tak menampik fakta adanya keterlibatan KSP Moeldoko di kubu Demokrat versi Kongres Luar Biasa Deli Serdang, Sumatera Utara.


“Saya anggap problem tersebut hal pribadi Moeldoko, bukan urusan negara,” kata Prof Sugianto, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (15/3).

Prof Sugianto menambahkan, kemelut akibat munculnya Partai Demokrat versi KLB, adalah urusan internal partai. Sehingga sudah seharusnya diselesaikan secara internal pula.

Menurutnya, konflik Partai Demokrat cukup diselesaikan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. Akan tetapi, lanjut Prof Sugianto, Menkumham Yasona Laoly harus hati-hati dalam mengkaji regulasi.

Prof Sugianto pun meyakini Presiden Jokowi tidak ikut terlibat di dalamnya. Karena masih ada banyak hal yang butuh perhatian presiden, ketimbang mengurusi polemik internal partai.

“Sebaiknya Jokowi konsen urus bangsa dan negara yang sedang terlanda pandemi covid 19," demikian Sugianto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya