Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla/Ist

Politik

Setelah Gugat Inisiator 'KLB', AHY Langsung Temui Jusuf Kalla

MINGGU, 14 MARET 2021 | 20:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah melayangkan gugatan kepada inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Minggu siang (14/3).

Dalam kunjungan tersebut, AHY turut didampingi petinggi DPP Demokrat lainnya, seperti Sekjen Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekjen Agust Jovan Latuconsina, Wakil Bendahara Umum Lokot Nasution, dan Deputi Balitbang Syahrial Nasution.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu, putra Presiden kelima RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini membicarakan isu-isu terkini dan masalah kebangsaan.


"Bagaimana pun Partai Demokrat memiliki hubungan sejarah politik yang sangat baik dengan Pak JK. Pak JK pernah menjadi Wakil Presiden mendampingi Bapak SBY. Partai Demokrat juga menjadi mitra strategis bagi Partai Golkar saat dipimpin oleh Pak JK sebagai Ketua Umum," ujar AHY dalam siaran persnya, Minggu malam (14/3).

Selain bersilaturahmi, AHY juga meminta saran dan masukan kepada JK terkait perkembangan ekonomi, sosial, politik di Indonesia saat ini.

"Meskipun mengalami pasang surut, kebersamaan kita dicatat sejarah demokrasi modern di Indonesia. Kedatangan kami ke sini juga untuk memohon saran dan masukan terkait perkembangan dinamika ekonomi dan sosial politik nasional saat ini," pungkas AHY.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya