Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Moeldoko Tidak Menghilang, Yang Menghilang Hati Nuraninya

MINGGU, 14 MARET 2021 | 08:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberadaan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko terus dipertanyakan. Pasalnya, usai terlibat dalam acara sepihak yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) oleh sekelompok orang mengatasnamakan Demokrat, batang hidung Moeldoko tidak lagi terlihat.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution sempat mengutarakan bahwa pasca KLB abal-abal di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara suara Moeldoko nyaris tak lagi terdengar.  

Baca: Syahrial Nasution: Senyap Pasca Gelar KLB Abal-abal, Di Mana Moeldoko?


Publik hanya bisa melihat dan mendengar para penggawa KLB abal-abal memekakkan suasana, di tengah resesi ekonomi dan pandemi Covid-19.

Namun demikian, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief memastikan Moeldoko tidak menghilang. Moeldoko secara fisik masih ada.

Hanya saja, Andi Arief menyindir bahwa yang hilang dari mantan panglima TNI itu adalah hati nuraninya. Andi Arief tidak merinci apakah hati nurani yang dimaksud adalah perasaan atau Partai Hati Nurani Rakyat, di mana Moeldoko pernah menjadi kader.

“Pak Moeldoko tidak menghilang, yang menghilang hati nuraninya,” tutur singkat Andi Arief lewat akun Twitter pribadi, Minggu (14/3).

Usai KLB di Sumut, Moeldoko memang tidak pernah tampil memberikan pernyataan. Pernyataan atas polemik yang terjadi hanya disampaikan oleh sekelompok penggagas KLB, yang merupakan kader Demokrat yang sudah dipecat secara tidak terhormat karena merencanakan penggulingan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mengadakan KLB abal-abal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya