Berita

PPP dan PKS/Net

Politik

Bersyukur PPP Guyub Kembali, PKS: Kami Siap Berkompetisi Secara Sehat Menangkan Hati Rakyat

SABTU, 13 MARET 2021 | 19:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik bersatunya elite Persatuan Pembangunan (PPP) dan siap menyongsong kemenangan di Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku bersyukur partai berlambang kabah kembali guyub dan menyudahi friksi di internal. Menurutnya, PPP yang notabene partai Islam telah menunjukkan contoh yang baik karena rukun kembali.

"Pertama, syukur alhamdulilah itu sudah menunjukkan partai Islam, itu jadi contoh, bisa rukun, bisa bersatu," ujar Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/3).  


Mardani menuturkan, sebagai sesama partai berbasis Islam, PKS turut mendoakan agar PPP bisa sukses dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Terutama dalam menghadapi pemilu mendatang.

"PKS siap berkompetisi secara sehat untuk mengambil hati rakyat dengan pelayanan. Dan PKS tetap menegaskan diri oposisi," tutur anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS itu.

"PKS lebih senang kalau berkompetisi dengan partai yang sehat, kalau kompetisi antar partai yang sehat nanti yang diuntungkan adalah masyarakat, bukan yang lain," imbuh Mardani menambahkan.

Setelah menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke I tahun 2021, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai tancap gas menyongosong Pemilu 2024.

Djan Faridz yang dulu pernah menggagas Muktamar PPP Jakarta dan jadi ketua umum, kini siap membantu Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk mengembalikan kejayaan PPP. Keduanya terlihat akrab saat pembukaan Rapimnas, Jumat kemarin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya