Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga: Isra Mi'raj Momentum Merawat Kepercayaan Antar Sesama

SABTU, 13 MARET 2021 | 13:25 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Peringatan Isra Mi'raj 1442 H menjadi sebuah momentum merawat keyakinan umat kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Peristiwa perjalanan Rasullulah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menuju langit ketujuh, mengingatkan seluruh umat Islam tentang keyakinan.
 
Perjalanan yang tidak terhitung jaraknya itu, jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, hanya ditempuh dalam waktu satu malam.

“Tanpa iman, seseorang tidak mungkin mempercayai peristiwa yang membuat Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu itu,” ujarnya.


Bayangkan, di era sekarang saja, lanjut Airlangga, hal itu tidak bisa dijangkau dengan teknologi, bagaimana dengan zaman Nabi Muhammad SAW dahulu.
 
Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, peristiwa perjalanan Nabi Muhammad tersebut memberi keyakinan untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, dan rasulnya Muhammad SAW.
 
Indonesia sebagai negara dengan mayoritas umat muslim, tutur Airlangga, dalam kondisi saat ini diharapkan peringatan Isra Mi'raj menjadi pengingat seluruh umat muslim di Indonesia untuk saling percaya antar sesama.

“Semoga hikmah Isra Mi'raj, masyarakat saling merawat kepercayaan.  Sehingga terus terjaga persatuan di antara umat beragama, kerukunan yang semakin erat dalam bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya.

Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) ini menilai, persatuan dan rasa saling percaya, sangat dibutuhkan saat ini. Terutama bagi pemerintah untuk memerangi pandemi Covid-19 yang hampir setahun melanda Indonesia.
 
Airlangga mengimbau, masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi menyukseskan upaya penanganan pandemi. “Patuh protokol kesehatan, disiplin 3M, berpartisipasi dalam program vaksinasi nasional, serta disiplin mengikuti aturan PPKM,” tegasnya.

Berdasarkan catatan KPC-PEN, penerapan PPKM berhasil menurunkan tren kasus positif di Indonesia. Bahkan, pada Rabu (10/3) kemarin, terjadi rekor kasus positivity rate dengan hanya mencatatkan angka sebesar 9,14 persen. Terakhir, catatan prositivity rate di bawah 10 persen terjadi pada 13 Oktober tahun lalu dengan 9,76 persen. Dari positivity rate itu, jumlah penambahan kasus positif di Indonesia kemarin sebanyak 5.633 orang dari 93.016 pemeriksaan spesimen terhadap 61.625 orang.

“Jika kondisi ini terus berlanjut, didukung kerja sama seluruh masyarakat disiplin protokol kesehatan dan penerapan PPKM yang ketat di tiap wilayah, Indonesia dapat segera keluar dari pandemi Covid-19,” tutur Airlangga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya