Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menemui Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Kata Luhut, Anies Baswedan Minta Pusat Dukung DKI Dalam 3 Hal

KAMIS, 11 MARET 2021 | 09:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertamu ke Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Rabu (10/3).

Berdasarkan penuturan Luhut yang disampaikan lewat akun Instagram pribadinya, pertemuan berlangsung pada pukul 09.00. Dalam pertemuan itu, mereka memperbincangkan sejumlah permasalahan pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur di DKI Jakarta.

“Pertemuan ini merupakan salah satu dari rangkaian koordinasi saya dengan para kepala daerah, khususnya di bidang infrastruktur dan transportasi,” ujarnya.


Sementara Anies Baswedan, kata Luhut, merupakan gubernur terakhir dari Pulau Jawa yang dia temui. Setelah sebelumnya dia bertukar pikiran dengan gubernur Jateng, Jabar, Banten, Jatim, dan DIY.

“Pak Luhut, I come to you with menu of problem. Begitulah kalimat pertama yang beliau sampaikan. Saya jawab, no problem pak, we can solve it. Asal harus terintegrasi,” tuturnya mengenang perjumpaan dengan Anies.

Menurut Luhut, berdasarkan prinsip dan pengalaman yang dia miliki, pemecahan masalah bisa mudah dilakukan asal semua terintegrasi.

Dalam pertemuan ini, Anies meminta dukungan tiga hal kepada pemerintah pusat. Pertama pengendalian banjir, mengingat di Jakarta penyebab banjir ada 3 yaitu rob, tanggul, dan sungai.

Sebagai solusi, Luhut mengatakan perlu ada pengendalian banjir di hulu, di ibukota, aktivasi rumah pompa, dan bagaimana agar drainase di Ibukota berfungsi dengan baik. Yang tak kalah penting adalah penanganan sampah dan limbah di Jakarta dilakukan secara tepat.

“Jika semua hal ini dilakukan secara beriringan, saya kira banjir di Jakarta bisa kita atasi,” tegasnya.

Sementara permintaan kedua terkait pengembangan transportasi yang perlu terus diintegrasikan, termasuk pembangunan trase-trase infrastruktur transportasi publik demi kemudahan mobilitas warga Ibukota dan Jabodetabek.

Dan permintaan terakhir adalah pariwisata yang akan difokuskan di pengembangan kawasan Kepulauan Seribu.

Menanggapi itu, Luhut mengatakan bahwa anggaran pemulihan ekonomi nasional yang ada harus menjelma jadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, lewat proyek-proyek padat karya untuk menggerakkan roda perekonomian kembali.

“Kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah selayaknya harus saling sinergi untuk saling membangun. Marilah kita lepaskan ego sektoral yang ada diantara kita demi suksesnya pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya