Berita

Barcelona akhirnya harus tersingkir dari Liga Champions/Net

Sepak Bola

Tampil Impresif Di Paris, Barcelona Tetap Gagal Ke Perempat Final

KAMIS, 11 MARET 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai sudah perjalanan Barcelona di Liga Champions musim ini. Hasil imbang 1-1 di kandang Paris Saint-Germain, Stadion Parc des Princess, Kamis dinihari WIB (11/3) tak cukup untuk membawa mereka ke perempat final.

Namun demikian, Barcelona masih bisa mengakhiri pertandingan dengan kepala tegak. Mereka mengakhiri penampilan di Liga Champions dengan sebuah permainan impresif. Nyaris membuat tuan rumah mati kutu.

Kekalahan 1-4 saat melakoni leg pertama di Camp Nou membuat skuat besutan Ronald Koeman itu langsung ngebut begitu wasit meniup kick off.


Namun, PSG mampu unggul dulu melalui tendangan Kylian Mbappe dari titik penalti pada menit 31. Gol yang membuat skuat Barca makin keras menggempur pertahanan tuan rumah.

Hasilnya didapat hanya dalam tempo 6 menit. El Capita Lionel Messi sukses menyamakan kedudukan pada menit 37. Praktis selama babak pertama, PSG lebih banyak bermain di wilayah mereka sendiri.

PSG baru sedikit membaik saat memasuki babak kedua, tapi tetap masih berada di bawah determinasi pasukan Blaugrana. Gawang PSG bisa saja banyak dibobol Barcelona andai Keylor Navas tidak tampil gemilang di bawah mistar.

Statistik pertandingan juga menunjukkan performa Barcelona yang mampu menciptakan 21 peluang sepanjang 90 menit. Plus melakukan 16 tembakan, dengan 10 di antaranya mengarah tepat ke sasaran.

Bandingkan dengan PSG yang hanya bisa menciptakan 7 tembakan dan 3 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Tapi itulah sepak bola, penampilan impresif Barcelona masih harus dibantu oleh Dewi Fortuna, yang pada laga dinihari tadi lebih mendukung Navas untuk tampil superb mementahkan tendangan-tendangan Messi cs.

"Kami mengalami banyak tekanan di babak pertama. Kami mendapat banyak masalah. Ini sebuah tes psikologi karena publik masih membicarakan hasil di laga sebelumnya. Kami akhirnya bisa bermain berbeda di babak kedua," terang pelatih PSG, Mauricip Pocchettino, dikutip laman resmi UEFA, Kamis (11/3).

Hal ini diamini kapten PSG, Marquinhos. Ia mengakui kalau Barcelona bermain lebih baik dibanding PSG.

"Sebuah laga yang sulit," ucap Marquinhos."Sejak awal laga, Barcelona bermain lebih baik. Merea punya keberanian yang menekan jauh ke depan dan itu membuat kami kesulitan untuk bisa membawa bola ke depan."

Di sisi lain, meski kecewa, Koeman tetap mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Karena Barcelona telah mengakhiri perjalanan di Liga Champions dengan bermain maksimal.

"Pada laga ini kami berhasil meraih level terbaik kami, dan itulah jalan yang harus kami ikuti. Memang kami sedih, tapi impresi yang kami tinggalkan setelah laga ini tetap penting," tandas Koeman.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya