Berita

Iliustrasi Covid-19/Net

Nusantara

PPKM Berhasil Ubah Tangerang Dari Zona Oranye Ke Kuning

KAMIS, 11 MARET 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro efektif di Provinsi Banten. Total delapan kabupaten/kota sudah masuk zona kuning usai PPKM diterapkan.

Begitu tegas Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (10/3). Rapat tersebut turut dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama para pimpinan daerah dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

"Dari rapat koordinasi ini yang dapat dipastikan dan saya sampaikan kalau delapan kota/kabupaten Banten sudah zona kuning semua," ujar WH seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Banten, Kamis (11/3).


Khusus untuk wilayah Tangerang Raya yang beberapa pekan lalau masih zona oranye, PPKM terbukti mampu mengubah kondisi menjadi zona kuning.

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengamini apa yang disampaikan Gubernur WH. Dia memastikan bahwa PPKM Mikro di Kota Tangerang efektif dalam menekan kasus Covid-19.

Terlebih lagi dengan adanya pembentukan Kampung Tangguh Jaya Si Gacor yang meningkatkan kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan.

"Di wilayah Kota Tangerang sudah cukup efektif dari yang awalnya kasus harian 65 kasus sekarang jadi 35 kasus, terus jumlah kasus aktif jadi 300, tingkat hunian rumah sakit juga turun 62 persen dari yang awalnya 95 persen hampir penuh ini yang kita optimalkan di bawah," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya