Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena/Net

Kesehatan

Pimpinan Komisi IX Ungkap Banyak Anggota DPR Dan Menteri Menunggu Vaksin Nusantara

KAMIS, 11 MARET 2021 | 04:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meski program vaksinasi Covid-19 untuk para anggota DPR telah berlangsung beberapa waktu lalu, namun belum semua anggota dewan menerima vaksin.

Usut punya usut, salah satu alasan anggota dewan belum mau divaksin adalah menunggu Vaksin Nusantara.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI dengan BPOM, Menteri Kesehatan, Menteri Ristek dan Teknologi/BRIN, LBM Eijkman serta Tim Peneliti RSUP dr Kariadi Semarang, di Senayan, Jakarta, Rabu (10/3).


Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan, banyak anggota DPR belum mau divaksin karena mereka menunggu Vaksin Nusantara.

“Mereka menunggu Vaksi Nusantara. Bahkan bukan hanya anggota DPR, beberapa menteri pun menunggu Vaksin Nusantara,” tegas Melki.

Atas dasar itu, Melki mengaku heran kenapa Vaksin Nusantara terkesan dipersulit. Padahal banyak orang, termasuk anggota DPR dan menteri ingin divaksin menggunakan vaksin buatan dalam negeri.

“Mereka bukan orang-orang bodoh, jangan kemudian seolah-olah kami tak tahu, memakai berbagai cara kemudian mempersulit ini semua,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan sejumlah anggota Komisi IX yang menuding BPOM tidak independen dan terkesan mempersulit Vaksin Nusantara untuk bisa melanjutkan ke Uji Klinis Fase II.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya