Berita

Sidang vonis mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono/RMOL

Hukum

Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Divonis 6 Tahun Penjara, Setengah Dari Tuntutan JPU KPK

RABU, 10 MARET 2021 | 21:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono divonis enam tahun penjara, setengah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini disampaikan pada Rabu malam (10/3).

Menurut Majelis Hakim, terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan beberapa kali secara terus menerus sebagai perbuatan yang dilanjutkan.

"Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 6 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar harus diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," kata Hakim Ketua, Saifudin Zuhri.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan JPU KPK yang menuntut 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan untuk Nurhadi, dan menuntut 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan untuk Rezky.

Nurhadi dan Rezky terbukti melanggar Pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Juncto Pasal 64 Ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 12B UU Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHP.

Populer

Satu Generasi Rusak Di Tangan Nadiem Makarim, Pengamat: Aneh Jika Lolos Lagi Pada Reshuffle Jilid II

Sabtu, 10 April 2021 | 09:11

Kuat Dan Licin, KPK Diminta Segera Tangkap Haji Isam Dan Mukmin Gunawan

Sabtu, 10 April 2021 | 12:14

Moeldoko Dikabarkan Mundur Siang Ini, Begini Kata Orang Istana

Jumat, 09 April 2021 | 10:42

Isu Tiga Periode Luntur, Jokowi Diyakini Akan Banting Setir Jadi King Maker

Jumat, 09 April 2021 | 17:33

Megawati Mengalah Untuk Jokowi, 2024 Puan Yang Mengalah Buat Ganjar?

Rabu, 07 April 2021 | 14:57

Keluar Negeri Tanpa Dokumen, Politisi PDIP Menduga Ada Main Mata Lukas Enembe Dan Pemerintah

Sabtu, 03 April 2021 | 02:35

Aksi Heroik Selamatkan Warga

Kamis, 01 April 2021 | 09:52

UPDATE

China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya

Minggu, 11 April 2021 | 21:18

GMKI Minta Presiden Jokowi Percepat Perbaikan Infrastruktur Di NTT

Minggu, 11 April 2021 | 21:08

Kirim Bantuan Ke NTT-NTB, AHY: Saya Ucapkan Duka Cita Sedalam-dalamnya

Minggu, 11 April 2021 | 20:46

Bambang Brodjonegoro: Saya Sedih Menjadi Menristek Terakhir

Minggu, 11 April 2021 | 20:35

Kemlu Ajak Pengusaha Yogyakarta Gali Peluang Di Pasar Non-Tradisional

Minggu, 11 April 2021 | 20:28

Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina

Minggu, 11 April 2021 | 20:24

Amandemen Terbatas UUD 1945 Akan Membuka Kotak Pandora

Minggu, 11 April 2021 | 20:08

Penyebar Isu Kebocoran Penggeledahan KPK Harus Tanggung Jawab

Minggu, 11 April 2021 | 19:54

Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti

Minggu, 11 April 2021 | 19:46

Tim Gabungan Grebek Kampung Narkoba Tangga Buntung, 1,5 Kg Sabu Diamankan

Minggu, 11 April 2021 | 19:40

Selengkapnya