Berita

Bek impor Persib Bandung, Nick Kuipers/Persib

Sepak Bola

Demi Kembali Ke Persib, Pemain Asal Belanda Ini Rela 'Dikurung' 5 Hari

SELASA, 09 MARET 2021 | 17:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai warga negara asing (WNA), Nick Kuipers, tak mudah untuk bisa memasuki Indonesia. Bek andalan Persib Bandung ini harus menjalani pemeriksaan dan karantina sesuai aturan yang diberlakukan Satgas Penanganan Covid-19.

Sesuai Surat Keputusan Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 6 Tahun 2021, setiap WNA harus melakukan karantina selama 5 hari di tempat akomodasi khusus yang telah disediakan pemerintah. Mereka pun wajib menjalani tes PCR.

Aturan itu pun berlaku bagi Nick Kuipers saat kembali ke Indonesia. Hingga selesai masa karantina, Nick dinyatakan sehat.


"Saya pikir semua berjalan lancar dan saya melewati semua tes corona kemarin," kata Nick kepada wartawan, Selasa (9/3).

Meski demikian, eks pemain ADO Den Haag itu sempat merasa bosan karena harus terus menerus berada di dalam kamar selama 5 hari.

"Tidak terlalu bagus, saya hanya diam di hotel dan tentu membosankan. Tapi ini aturan di negara jadi saya harus ikuti untuk bisa gabung ke tim," tambah pemain 28 tahun itu.

Sejauh ini Nick sudah dua kali berlatih bersama pemain Persib. Ia termasuk bisa cepat melahap menu latihan karena selama berada di Belanda dirinya selalu menjaga kebugarannya.

"Saya dalam kondisi yang baik. Tim juga bekerja dengan baik dan saya bersyukur bisa melewati latihan ini dengan baik," tutup Kuipers.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya