Berita

Sidang Paripurna Ke-9 DPD RI Masa Sidang IV Tahun Sidang 2020-2021/Ist

Politik

Buka Masa Sidang IV, DPD RI Soroti Penegakan Hukum Kasus Korupsi Di Indonesia

SENIN, 08 MARET 2021 | 18:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPD RI menggelar Sidang Paripurna Ke-9 DPD RI Masa Sidang IV Tahun Sidang 2020-2021 yang diselenggarakan secara kombinasi fisik (terbatas) dan virtual.

Sidang paripurna ini mempunyai tiga agenda penting yaitu pembukaan, pidato pembukaan awal Masa Sidang IV DPD RI Tahun Sidang 2020-2021, dan laporan kegiatan anggota DPD RI di daerah pemilihan.

Pada pembukaan sidang paripurna, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan DPD RI mendukung penuh aparat penegak hukum untuk bergerak cepat dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi yang terjadi di tanah air, dan hendaknya diberikan hukuman yang maksimal kepada seluruh pihak yang terlibat di samping menyita seluruh aset yang dimilikinya.


"Hal ini tentu saja sejalan dengan penegakkan hukum yang merupakan salah satu agenda prioritas dalam masa kepemimpinan pemerintahan saat ini. Untuk itu, kami mengharapkan agar Komite I DPD RI sesuai dengan tugas dan fungsinya dapat melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait khususnya dalam penegakkan hukum di Indonesia," ucap Nono didampingi Ketua DPD RI AA LaNyalla M. Mattalitti, Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, dan Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin, di Nusantara V Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (8/3).

Nono menambahkan, pimpinan DPD RI juga mendukung langkah pemerintah melalui kementerian terkait dalam mengembangkan dan mendorong berbagai sektor komoditas unggulan di daerah. DPD RI menilai langkah pengembangan ini selain baik bagi kebutuhan masyarakat dan pengembangan potensi daerah.

"Kami berharap Komite II DPD RI dapat berkoordinasi dengan kementerian dan pihak terkait dalam pengembangan komoditas tertentu sehingga Indonesia dapat semakin mandiri khususnya dalam hal pengembangan dan inovasi yang dilakukan di daerah," jelasnya.

Senator asal Maluku itu juga berpesan bahwa pelaku perjalanan internasional yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri yang memasuki Indonesia wajib menjalani karantina terpusat selama 5x24 jam sebagaimana ditetapkan dalam Surat Edaran No. 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada masa pandemi Covid-19.

"Kami mendapati bahwa beberapa prosedur di dalamnya tidak berjalan dengan semestinya. Untuk itu, pimpinan DPD RI mengharapkan kepada Komite III DPD RI untuk dapat melakukan telaah terkait hal tersebut," tuturnya.

Selain itu, pimpinan DPD RI juga mengapresiasi langkah Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong ekspor ke beberapa negara tetangga. Hal ini menandakan koperasi dan UMKM mempunyai kapasitas untuk mengambil peran lebih dalam sektor perdagangan.

"Kami mengharapkan Komite IV DPD RI dapat berkoordinasi dengan kementerian terkait agar pemerintah dapat memberikan stimulus bagi koperasi dan UMKM," harapnya.

Berdasarkan laporan kegiatan Anggota DPD RI di daerah pemilihan, anggota DPD RI asal DI Yogyakarta Hilmy Muhammad berharap pemerintah mengakui profesi psikolog, karena sejauh ini terjadi kelonggaran praktek bagi profesi psikolog. Selain itu, profesi psikolog juga diperlukan wadah atau payung hukum yang jelas.

"Profesi psikolog itu berbeda dengan tenaga kesehatan. Maka perlu undang-undang khusus profesi psikolog," cetusnya.

Sementara itu, anggota DPD RI asal Provinsi Maluku Anna Latuconsina menjelaskan bahwa dana desa bisa diarahkan untuk pemulihan pandemi Covid-19 dan perekonomian desa. Pandemi Covid-19 ini menurutnya berdampak terhadap perekonomi keluarga dan desa.

"Penggunanan dana desa memang masih saja terjadi persoalan, pengelolaan dana desa yang belum dinikmati warga desa. Maka perlu dialihkan pada peningkatan ekonomi. Selama ini dana desa hanya fokus pada infrastruktur," paparnya.

Anggota DPD RI asal Provinsi Maluku Utara Husain Alting Sjah menyoroti minimnya perhatian bagi petani di Morotai sehingga sangat tertinggal.

"Padahal SDA di Maluku Utara sangat banyak. Oleh karena itu membutuhkan perhatian bersama," terangnya.

Sedangkan anggota DPD RI asal Provinsi Sulawesi Utara Stefanus BAN Liow Masih menilai bahwa masih saja terjadi kelangkaan pupuk subsidi di Sulawesi Utara dan kurangnya pembimbing umroh dan haji yang bersertifikat.

"Pupuk subsidi di Sulut masih terjadi kelangkaan. Maka kami perlu perhatian serius dari pemerintah," lontarnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPD RI asal Gorontalo Rahmijati Jahja mengatakan tenaga listrik pada prinsipnya di Gorontalo masih menjadi polemik. Dimana masih saja terdapat rumah-rumah yang belum tersalurkan listrik, dan tenaga kerjanya asing yang tidak memiliki izin kerja di Indonesia.

"Listrik menjadi polemik di Gorontalo karena masih terdapat rumah-rumah yang belum tersalurkan listrik," ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya