Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf/Ist

Politik

Kisruh Partai Demokrat, Bukti Bukan Presiden Yang Kendalikan Negara

SENIN, 08 MARET 2021 | 17:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Buntut tak enak dari Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak yang dilakukan oleh mereka yang mengklaim memiliki hak suara di Partai Demokrat bakal turut dirasakan pemerintah.

Bahkan, saat ini pemerintah dipaksa dihadapkan kepada dua pilihan yang sama-sama tidak menguntungkan. Bisa dibilang, Presiden Joko Widodo sudah masuk dalam 'jebakan' KLB.

"Saya kira presiden kini terjebak dalam permainan KLB. Dukung artinya bikin para purna jenderal berhimpun dengan sipil untuk perlawanan baru. Anulir, seperti halnya legalisasi miras, seperti tampar muka sendiri," ucap Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, melalui Twitter, Senin petang (8/3).


"(Kondisi ini) Akan percepat perpecahan elite dan munculnya 'Brutus'. Situasi ini juga jadi bukti, bukan presiden yang kendalikan negara," tegasnya.

Lebih jauh, Gde Siriana juga melihat ancaman pembajakan partai politik, yang kini tengah dialami Partai Demokrat, telah melenyapkan fungsi check and balances terhadap Eksekutif.

Termasuk juga koalisi besar di dalam kabinet Jokowi.

"Melalui pemerintahan yang dipilih rakyat, justru yang terjadi democratic backsliding atau otokratisasi. Institusi yang diharapkan menjaga nilai-nilai demokrasi pun tidak berfungsi," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya