Berita

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko/Net

Politik

Jadi Ketum Lewat KLB Ilegal, Moeldoko Tak Akan Mudah Menghafal Mars Partai Demokrat

SENIN, 08 MARET 2021 | 09:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah sindiran terhadap Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, yang dipilih sebagai Ketum Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak di Sibolangit, Sumatera Utara, dikirim politikus Demokrat, Panca Cipta Laksana.

Panca mengaku sedang membayangkan Moeldoko kini tengah berjuang untuk bisa menghafal mars Partai Demokrat. Sebab, Moeldoko memang bukan anggota Partai Demokrat, jadi pasti tidak hafal dengan mars partai berlambang bintang mercy tersebut.

"Lagi ngebayangin Moeldoko sedang mati-matian menghafal mars Demokrat ciptaan pak SBY," tulis Panca melalui akun Facebook pribadinya yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (8/3).


Panca juga menegaskan, tidak ada dualisme di Partai Demokrat. Masih solid dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum yang sah Partai Demokrat.

"Tidak ada dualisme di Demokrat. DPP di bawah kepemimpinan AHY adalah kepengurusan yang sah secara hukum dan UU," tulis Panca.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya