Berita

Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan di Kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Senin Pagi, AHY Dan Majelis Tinggi Demokrat Akan Datangi Kemenkumham

SENIN, 08 MARET 2021 | 00:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengurus pusat dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat se-Indonesia akan mendatangi Kantor Kementerian Hukum dan HAM.

Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, pihaknya aan mendatangi kantor Menteri Yasonna Laoly pada Senin pagi (8/3) untuk menyampaikan sikap menghadapi Kongres Luar Biasa (KLB) versi Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) yang menjadikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketum.

"Ya kita besok akan menyampaikan bagaimana sikap Partai Demokrat menghadapi KLB abal-abal ini dengan segala bukti yang kita miliki dari sisi legalitas, sesuai dengan AD/ART," ujar Syarief di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/3).


Nantinya, kedatangan DPP ke Kemenkumham akan menunjukkan bahwa KLB versi Deli Serdang adalah abal-abal dan tidak sah karena di luar konstitusi AD/ART Partai Demokrat.

"AD/ART sama halnya dengan UUD 1945 kalau kita bernegara dan semuanya itu mengikat. Jadi kalau ada pelanggaran di luar AD/ART, itu sama dengan melanggar hukum, itu yang akan kita sampaikan besok," jelas Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Kedatangan DPP Demokrat ke Kemenkumham akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan didampingi Ketua DPD Demokrat se-Indonesia, pengurus, serta Majelis Tinggi Demokrat.

"Oh iya bawa semua (dokumen), termasuk SK dan segala macam, pokoknya kita lengkaplah," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya