Berita

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) IV Kosgoro 1957 di Hotel Aston, Cirebon, Jawa Barat/Ist

Politik

Di Mubes IV, Airlangga Hartarto Ingin Kosgoro 1957 Hidupkan Kembali Koperasi Simpan Pinjam

MINGGU, 07 MARET 2021 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 diharapkan kembali ke khittah dengan menghidupkan dan memberdayakan kembali koperasi untuk membantu perekonomian warga.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) IV Kosgoro 1957 di Hotel Aston, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (7/3).

Mubes yang bertema "Penguatan Komitmen Kosgoro 1957 untuk Mempercepat Kemajuan Bangsa" ini dihadiri sejumlah kader Partai Golkar yang menjabat menteri. Seperti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menpora Zainudin Amali, dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.


Dari jajaran Partai Golkar hadir Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F. Paulus, Bendahara Umum DPP Partai Golkar Dito Ganinduto, Plt Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Syamsul Bachri serta Sekjen PPK Kosgoro 1957 Sabil Rachman.

Hadir pula Ketua Umum PP KPPG Airin Rachmi Diany dan Ketua Umum PP AMPG Ilham Permana.

Airlangga Hartarto mengingatkan Kosgoro 1957 dulu kepanjangan dari koperasi simpan pinjam gotong royong.

"Saya berharap Kosgoro 1957 menghidupkan kembali koperasi simpan pinjam. Ini tugas ketua umum Kosgoro 1957 yang baru,' ujar Airlangga.

"Minimal Kosgoro 1957 punya satu koperasi simpan pinjam. Kalau bisa lebih malah lebih bagus," imbuh Menko Perekonomian ini.

Ia mengingatkan, bila Kosgoro 1957 kembali ke khittah dengan menghidupkan koperasi, maka Kosgoro 1957 bisa membantu Partai Golkar dalam meraih simpati pemilih pada Pemilu 2024.

Airlangga menunjukkan data bahwa program yang menyangkut ekonomi seperti UMKM dan kartu kerja populer dan diminati rakyat.

"Kalau ada 10 persen saja dari 67 juta warga peminat kartu prakerja ditambah dari jutaan pengusaha UMKM, itulah suara Golkar pada Pemilu 2024," katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Kosgoro 1957 Agung Laksono dalam acara itu, mendeklarasikan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

"Kosgoro 1957 mendesak Partai Golkar untuk segera mencalonkan Airlangga Hartarto sebagai kader terbaik Partai Golkar menjadi calon presiden yang pada Pemilu 2024. Mas Airlangga harus bersedia dan siap menjadi capres pada Pemilihan Presiden 2024," katanya.

Untuk itu, Agung meminta seluruh kader Kosgoro 1957 untuk mensosialisasikan Airlangga sebagai capres kepada rakyat.

"Bukan hanya sosialisasi dalam bentuk baliho spanduk atau billboard, tapi juga menjelaskan prestasi dari Mas Airlangga," tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Penyelenggara Mubes IV Kosgoro 1957 Dave Laksono yang mengusulkan Airlangga sebagai capres dari Partai Golkar.

"Kosgoro 1957 mendukung penuh pencalonan Airlangga sebagai capres karena prestasinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan juga menteri di pemerintahan saat ini," demikian Dave.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya