Berita

Sekretaris Panitia Pelaksana Mubes IV Kosgoro 1957 Kemas Ilham Akbar/Net

Politik

Gelar Mubes IV Di Cirebon, Kosgoro 1957 Agendakan Pemilihan Ketua Umum Dan Susun Program Kerja

MINGGU, 07 MARET 2021 | 14:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong-Royong (Kosgoro) 1957 menyelenggarakan musyawarah besar (Mubes) IV di Hotel Aston, Cirebon, Jawa Barat.

Mubes IV Kosgoro 1957 dibuka Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, pada Minggu (7/8).

Sekretaris Panitia Pelaksana Mubes IV Kosgoro 1957 Kemas Ilham Akbar menjelaskan, mubes yang bertema "Penguatan Komitmen Kosgoro 1957 untuk Mempercepat Kemajuan Bangsa" ini memiliki sejumlah program kegiatan.


"Kita akan menentukan beberapa hal yang sifatnya stategis. Pertama pemilihan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, program kerja dan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya," kata Ilham.

Mubes yang dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (9/3) ini, juga dihadiri sejumlah kader Partai Golkar yang menjabat menteri kabinet.

Selain Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto yang menjabat Menko Perekonomian, juga hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menpora Zainudin Amali dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

"Hadir juga paguyuban anggota Kosgoro 1957 yang menjadi anggota Fraksi Partai Golkar di DPR," tuturnya.

Ilham juga menjelaskan mubes berlangsung khusus karena dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan sebagian berlangsung hybrid.

"Peserta mubes kita batasi hanya 200 orang padahal ruangan bisa menampung 2.500 peserta," katanya.

Panitia mubes juga bekerja sama dengan Satgas Pengendalian Covid-19 untuk melakukan test swab antigen dan menerapkan protokol 3M.

Di awal sebelum pembukaan Mubes IV Kosgoro 1957, Wamen Perdagangan Jerry Sambuaga sempat memberikan pemaparan tentang peluang dan kerja sama perdagangan di masa dan pasca pandemi Covid-19 kepada para peserta mubes baik yang hadir secara fisik dan virtual.

Dalam pemaparannya, Jerry Sambuaga mengatakan, mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdaganan (Kemendag) diantaranya menjaga stabilitas harga terutama inflasi.

Di samping itu, Kemendag juga diminta membantu pelaku UKM perdagangan agar dapat masuk ke dalam pasar ekspor termasuk memperbaiki struktur kerja dengan Balai Latihan Ekspor.

"Juga bagaimana Indonesia bisa menembus pasar non tradisional dengan cara seperti perjanjian kerjasama atau kemitraan," kata Jerry Sambuaga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya