Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno Gandeng Uni Emirat Arab Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif

MINGGU, 07 MARET 2021 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA) dalam pengembangan ekonomi kreatif khususnya di subsektor arsitektur, fesyen, seni rupa dan publikasi.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dan Menteri Kebudayaan dan Pemuda UEA Noura bin Mohammed Al Kaabi yang diselenggarakan secara virtual.

"Saya yakin bahwa ikatan bilateral Indonesia dan Uni Emirat Arab akan makin kuat karena ada perjanjian G to G yang ditandatangani hari ini, dua di antaranya adalah kerja sama di bidang ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam keterangannya, Minggu (5/3).


Sandiaga menjelaskan, pembahasan MoU di sektor ekonomi kreatif telah dirintis sejak penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2018 di Bali. Ini merupakan konferensi pertama tingkat dunia di bidang ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh Indonesia.

WCCE kedua rencananya akan dilaksanakan di Dubai pada bulan Desember 2021 mendatang dalam rangkaian World Expo 2021.

Sandiaga mengatakan, bahwa Indonesia selaku pionir penyelenggaraan WCCE merasa bangga atas rencana UEA untuk menyelenggarakan WCCE berikutnya di Dubai.

"Saya sepakat dengan WCCE 2021 yang mengusung semangat kreatif secara inklusif, dimana ekonomi kreatif mendobrak semua batas lokasi geografis, modal dan gender," katanya.

Leibih lanjut, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan semangat kreatif secara inklusif ini sangat relevan dengan tantangan dan peluang di situasi pandemi saat ini.

"Saya optimistis ekonomi kreatif akan memimpin dan menawarkan berbagai solusi kepada kita dalam beradaptasi dengan dunia baru ini, terutama terkait degan terakselerasinya digitalisasi yang kuat," demikian Sandiaga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya