Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Dua Cara Dari Jimly Asshiddiqie Agar Pemerintah Disebut Netral Sikapi Polemik Demokrat

MINGGU, 07 MARET 2021 | 09:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat tengah dilanda gonjang ganjing setelah sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai kader melakukan upaya pengambilalihan partai secara ilegal melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB).

KLB yang oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dianggap bodong dan digelar di Deliserdang itu telah memilih Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

Kini bola panas polemik Demokrat berada di tangan pemerintah. Jika salah mengambil langkah, maka dugaan pemerintah tidak netral atau mendukung adanya kudeta bisa diamini.


Atas dasar itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie memberi dua jurus agar pemerinta bisa dianggap netral dalam menangani kasus ini.

“Kalau pemerintah hendak mmastikn sikap netralnya, bisa saja pemerintah tidak mengesahkan pendaftaran pengurus "KLB" tersebut,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (7/3).

Selain itu, pemerintah juga punya cara lain untuk menunjukkan netralitasnya. Cara kedua itu adalah dengan mencopot Moeldoko dari jabatan di lingkaran pemerintah. Sebab bagaimanapun pemerintah akan dianggap merestui “kudeta” jika Moeldoko tetap menjabat sebagai KSP.

“Presiden angkat KSP baru untuk gantikan Moeldoko sebagaimana mestinya,” demikian anggota DPD RI itu.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya