Berita

Pertemuan 14 DPAC PKB Jember/RMOLJatim

Politik

Curhat-curhatan Jelang Muscab PKB Jember, 14 PAC Munculkan 2 Nama Calon Ketua DPC

MINGGU, 07 MARET 2021 | 04:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jelang Musyarawah cabang (Muscab) ke-5 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jember, 2 nama sudah digadang-gadang jadi calon Ketua DPC PKB Jember.

Dua nama itu merupakan hasil pertemuan 14 PAC di sebuah rumah makan di Jalan Kartini. Nama yang diajukan adalah HM Ayub Junaidi (Sekretaris DPC PKB Jember) dan Muhammad Hafidzi Cholis (Ketua Komisi D DPRD Jember).

Hajatan 5 tahunan ini sendiri akan digelar di Hotel Luminor, Tegal Besar, Kaliwates, Kabupaten Jember, hari ini Minggu (7/3).


Menurut Jurubicara PAC, yang juga Ketua Tanfidiyah DPAC PKB Kaliwates, H Ubaidillah, dari aspirasi para pengurus PAC, mengusulkan calon Ketua DPC PKB mengarah kepada kedua kader tersebut.

Sebab, keduanya dinilai pantas memimpin PKB, karena telah menjadi kader terbaik partai yang dilahirkan dari NU tersebut.

"Kami berkumpul curhat-curhat tentang calon Ketua DPC PKB ke depan, dan tercetus dua nama itu," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (6/3).

Dia menegaskan, keduanya dinilai pantas dan layak untuk memimpin PKB Jember selama 5 tahun ke depan.

Karena itu, seluruh Ketua PAC yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Jember sepakat untuk mengusung H Ayub dan KH Hafidzi.

"Siapapun yang terpilih menjadi ketua, kami berharap tidak keluar dari kedua nama kader tersebut," ucap sosok yang biasa disapa H. Buang ini.  

Sementara untuk calon Dewan Syuro DPC PKB, ada 2 nama. Yakni KH Badrus Shodiq dan KH Sholeh Ahmad. Kedua kiai tersebut dinilai sangat layak untuk menjaga kebesaran PKB Kabupaten Jember.

Sementara Sekretaris DPC PKB Jember, saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJatim mengaku belum tahu kandidat partai yang menjadi pemenang dalam pemilu di Jember tahun  2019 itu.

Dia menjelaskan, aspirasi dari PAC se-kabupaten Jember tidak akan berpengaruh. Sebab sistem dan mekanisme muscab pemilihan Ketua DPC PKB berbeda dengan partai lainnya. Tidak ada pengusulan kandidat atau bahkan pemilihan ketua oleh PAC.

Sesuai AD/ART hasil muktamar DPP PKB di Bali tahun 2019, mekanisme penentuan pengurus DPC PKB Jember ditunjuk langsung oleh DPP PKB.

"Penentuan Pengurus DPC oleh DPP PKB, berdasarkan hasil penilaian kinerja selama sebagai pengurus," jelas mantan Ketua PC GP Ansor Jember ini.

Sedangkan Ketua DPC PKB Jember, yang juga anggota DPR RI, Syaiful Bahri Ansori menjelaskan, pihaknya tinggal menunggu jadwal yang ditentukan saja.

"Kita hanya diminta menyetor lima nama calon pengurus ke DPP, untuk calon ketua tanfid, sekretaris, dan bendahara, serta 2 orang untuk Dewan Syuro," terangnya.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya konflik, pasca Muscab.

"Namun alhamdulillah, PKB Jember sudah solid dan kompak," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya