Berita

Muscab V PKB Kota Metro/Ist

Politik

Daripada Berebut Jadi Nakhoda, Kader PKB Disarankan Jadi ABK Saja

MINGGU, 07 MARET 2021 | 01:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disarankan untuk tidak berebut jadi nakhoda atau ketua. Sebab, beban dan tanggung jawabnya besar sekali. Apalagi menakhodai perahu sebesar PKB.

Lebih baik jadi Anak Buah Kapal (ABK), yang penting bisa sampai ke tepian duluan.

Penegasan itu disampaikan Noverisman Subing saat memberikan pengarahan di hadapan para peserta Musyawarah Cabang (Muscab) V PKB Kota Metro di Komplek Pondok Pesantren Darul Amal Kota Metro, Sabtu (6/3).


Lebih lanjut dikatakan Wakil Ketua DPW PKB itu, menjadi ketua di setiap organisasi, apalagi organisasi politik, semuanya harus serba dobel.

"Kalau mau jadi nahkoda harus semuanya serba dobel, dobel waktu, tenaga, dan dana. Karena semua anggota bertumpu pada ketua, semua persoalan harus diselesaikan ketua. Makanya saya sering katakan ngapain jadi nakhoda, lebih baik jadi ABK yang penting bisa sampai ke daratan duluan daripada nakhoda," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Hadir dalam Muscab V PKB Kota Metro antara lain Walikota Metro Wahdi, Dewan Syuro DPC, Dewan Syuro DPAC, Ketua Dewan Tanfidz Kodrattulloh Sidiq beserta jajaran.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya