Berita

Menteri Perdagangan, M Lutfi/Repro

Politik

Tak Ingin Jokowi Disalahkan Atas Pernyataan "Benci Produk Asing", Mendag: Yang Salah Saya

JUMAT, 05 MARET 2021 | 17:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Perdagangan, M Lutfi angkat bicara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengajak untuk mencintai produk dalam negeri dan membenci produk asing,.

Lutfi mengatakan, ajakan Presiden itu ternyata berawal dari laporan dirinya kepada Jokowi terkait dominasi produk barang luar negeri di e-commarce dan praktik predatory pricing, sehingga UMKM Indonesia tidak berkembang.

Karena itulah kemudian Lutfi menganggap pernyataan Jokowi soal membenci produk asing sebagai bentuk kekecewaan Kepala Negara. Dia pun akhirnya merasa bersalah.


"Saya mohon kepada rekan media untuk tidak membesar-besarkan permasalahan ini. Yang salah ini adalah Menteri Perdagangan yaitu saya sendiri," ujar Lutfi dalam jumpa pers virtual Kamis kemarin, Kamis (4/3).

"Karena saya memberikan laporan kepada beliau sesaat sebelum acara dimulai dan ini merupakan bentuk bukan hanya kekecewaan beliau tapi bentuk kekecewaan kita semua karena praktik yang tidak adil ini menyebabkan kerusakan yang masif pada UMKM kita," sambungnya.

Seolah tidak mau Presiden disalahkan, Lutfi kembali menegaskan bahwa seruan membenci produk asing itu akibat laporan yang dia sampaikan.

Namun katanya, laporan itu semata-mata untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia yang terganggu oleh praktik-praktik perdagangan yang sudah tidak sehat.

"Saya ingin luruskan, ini laporan saya untuk meminta beliau buka raker perdagangan dua hari lalu, karena kita kehilangan UMKM karena masalah tersebut," demikian Lutfi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya