Berita

Vaksinasi untuk tenaga pendidik Kota Kediri, Jawa Timur/RMOLJatim

Nusantara

Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka, Tenaga Pendidikan Di Kota Kediri Disuntik Vaksin

JUMAT, 05 MARET 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Vaksinasi untuk tenaga pendidik Kota Kediri, Jawa Timur, dimulai hari ini Jumat (5/3) bertempat di SMPN 1 Kota Kediri dan di RS Bhayangkara Kota Kediri.

Sebanyak 4.050 tenaga pendidik mulai dari tingkat PAUD, SD, dan SMPN di Kota Kediri mendapatkan suntikan vaksin Sinovac.

Semua tenaga pendidik sebelum menjalani vaksin harus melalui empat meja. Meja pertama pendataan, meja kedua proses skrining apakah seseorang itu mempunyai sakit atau tidak.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima mengatakan, dengan sudah divaksinnya tenaga pendidik maka di bulan Juli mendatang, bisa dilakukan pembelajaran dengan tatap muka.

"Harapannya, memang setelah dilakukan vaksin untuk tenaga pendidik, pada bulan Juli mendatang bisa dilakukan pembelajaran dengan sistem luring atau tatap muka," kata Fauzan kepada Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (5/3).

Sementara itu, Marsudi Nugroho, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Kediri mengatakan, dengan sudah dilakukan vaksin pada semua tenaga pendidik, merupakan sebuah kepercayaan pada orang tua dan siswa, untuk bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka.

"Saya terimakasih pada Pemerintah Kota Kediri, yang hari ini sudah mulai melakukan vaksin pada para tenaga pendidik. Rencananya, memang pada bulan Juli nanti akan dilakukan uji coba untuk pembelajaran tatap muka, tetapi hanya 25 persen untuk anak-anak yang berada di sekolah. Selain itu, untuk prokes, juga kita perketat," kata Marsudi.

Untuk vaksin pada tenaga pendidik ini dilakukan oleh dua puskesmas, yakni Puakesmas Balowerti dan Puskesmas kota utara. Vaksinasi untuk tenaga pendidik, targetnya akan selesai pada hari Senin (8/3).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya