Berita

Pasukan Garda Nasional berjaga di sekitar Capitol Hill/Net

Dunia

Pelosi: Ancaman Serangan Capitol Tidak Menyurutkan Langkah DPR Mengubah Jadwal Sidang

JUMAT, 05 MARET 2021 | 10:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua DPR Nancy Pelosi menekankan bahwa ancaman para pembuat onar yang akan menyerbu Capitol Hill pada Kamis (4/3) tidak akan menyurutkan langkah DPR untuk melakukan jadwal sidangnya.

"Saya tidak berpikir siapa pun harus menuruti apa kata pembuat onar yang mengancam penyerbuan, sehingga kami mengubah seluruh jadwal kami," kata Pelosi kepada wartawan, seperti dikutip dari ABC News, Jumat (5/3).

"Tidak (membatalkan sidang), kami hanya memindahkannya beberapa jam," katanya, seraya tetap mengakomodasi Partai Republik untuk menghadiri sidang pada Kamis sore waktu setempat.


Polisi Capitol dan pasukan Garda Nasional melakukan siaga tinggi di tengah potensi ancaman yang terkait dengan 4 Maret.

Pejabat Kepolisian Capitol mengatakan pada Rabu (3/3) pagi, bahwa mereka telah memperoleh informasi intelijen yang menunjukkan kemungkinan rencana penyerbuan Capitol oleh kelompok milisi yang teridentifikasi, yang akan dilakukan pada Kamis (4/3), tanggal di mana diyakini oleh para ahli teori konspirasi sayap kanan bahwa tanggal itu adalah tanggal pelantikan dan peresmian preside AS yang sebenarnya.

"Departemen Kepolisian Capitol AS mengetahui dan bersiap untuk segala potensi ancaman terhadap anggota Kongres atau terhadap kompleks Capitol," kata Kepolisian Capitol dalam rilisnya.

Walaupun menyarankan agar tidak terlalu panik dan tetap melakukan sidang pada Kamis malam, Pelosi mengakui adanya masalah keamanan bagi anggota DPR yang jumlahnya cukup banyak, jika memang benar-benar terkadi kerusuhan di Capitol seperti pada Januari lalu lalu.

Pelosi mengatakan pemerintah perlu melakukan tinjauan keamanan dengan menghadirkan pasukan Garda Nasional.

"Kita harus menempatkan mereka di sini selama mereka dibutuhkan. Dan kami di sini, kami harus memiliki apa yang kami butuhkan, kapan kami membutuhkannya dan berapa banyak (pasukan) yang kami butuhkan," ungkap Pelosi, walau ia tahu semua kembali kepada keputusan pihak keamanan.

Tinjauan keamanan Capitol yang ditugaskan oleh Pelosi dan dipimpin oleh pensiunan Letnan Jenderal Russel Honore akan merekomendasikan penambahan sekitar 1.000 petugas Kepolisian Capitol baru ke dalam pasukan Garda Nasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya