Berita

Penandatangan kerjasama Pemerintah Kota Bogor dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk penanganan Covid-19/Repro

Nusantara

Bantu Pemkot Bogor, BPKP Alihfungsikan Pusdiklatwas Jadi Tempat Isolasi Covid-19

KAMIS, 04 MARET 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat melakukan kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk penanganan Covid-19.

Kerjasama tersebut tertuang dalam penandatangan nota kerjasama yang isinya mengalihfungsikan sementara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP sebagai Pusat Isolasi Pasien Covid-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, perjanjian kerjasama ini merupakan wujud sinergi dan komitmen antara Pemerintah Pusat melalui BPKP dan Pemerintah Daerah lewat Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat dalam menanggulangi pandemi Covid-19.


Bima Arya menilai, Pusdiklatwas milik BPKP ini sangat layak dan ideal sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, karena sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

"Nantinya Asrama Pusdiklatwas BPKP akan diprioritaskan untuk pasien yang tanpa gejala dan tempat ini sudah dapat difungsikan dalam waktu dekat" ujar Bima dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/3).

Bima menjelaskan, tingkat keterisian rumah sakit di Bogor saat ini terus menurun. Akan tetapi, pemkot Bogor katanya mengantisipasi apabila kembali terjadi lonjakan pasien Covid-19.

"Terima Kasih BPKP dan jajarannya dengan sangat sigap telah memfasilitasi semua, kita harus siap-siap, kita tidak pernah tau ada lonjakan atau tidak sehingga harus ada rumah sakit ataupun fasilitas isolasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menuturkan, Asrama Pusdiklatwas BPKP beserta dengan fasilitas pendukungnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan tempat isolasi mandiri secara aman dan nyaman.

"Ini komitmen BPKP untuk hadir dan bermanfaat kepada masyarakat, saya juga sudah intruksikan kepada seluruh perwakilan di 34 provinsi untuk bisa memanfaatkan sarana dan prasarana dalam upaya percepatan penanganan penanggulangan Covid-19,” ujar Ateh.

Penandatanganan Kerja Sama kedua belah pihak dilakukan oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP, Arief Tri Hardiyanto dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, turut hadir dalam prosesi pendatangan itu bersama Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Eri Satriana, Kepala Biro Umum Raden Suhartono serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dan Direktur RSUD Kota Bogor.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya