Berita

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW)/Net

Politik

Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing, HNW Singgung Vaksin Covid-19

KAMIS, 04 MARET 2021 | 15:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Ajakan Presiden Jokowi untuk mengaungkan benci pada produk asing dinilai aneh. Bahkan tidak sedikit yang menduga Jokowi akan mengeluarkan revisi atau mencabut omongannya itu seperti pencabutan lampiran miras dalam Perpres 10/2021

“Aneh. Mungkin akan ada revisi dari Istana,” tanya Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) dalam akun Twitter pribadinya, sesaat lalu, Kamis (4/3).

Menurutnya, penyataan itu aneh lantaran vaksin Covid-19 yang dipakai Indonesia saat ini merupakan produk dari luar negeri. Sementara di satu sisi produk vaksin dari dalam negeri masih belum kunjung dihadirkan.


“Untuk vaksin Covid-19 saja yang diambil produk-produk luar negeri. Produk dalam negeri yang berkualitas tak kunjung ‘dihadirkan’,” ujarnya HNW yang juga politisi PKS itu.

Presiden Joko Widodo saat membuka rapat kerja nasional Kementerian Perdagangan tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3) mengajak masyarakat untuk kampanye cinta produk-produk Indonesia terus digaungkan.

Selain kampanye cinta produk Indonesia, Jokowi juga mengajak masyarakat menggaungkan benci produk-produk luar negeri.

"Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia, harus terus digaungkan, produk- produk dalam negeri. Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri," kata Jokowi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya