Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno/Net

Politik

Reuni Kawan Lama, Pertemuan Airlangga-Surya Paloh Diprediksi Bahas Jalan Panjang 2024

KAMIS, 04 MARET 2021 | 05:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Secara politik pertemuan antara Ketum Partai Golkar dan Ketum partai Nasdem Surya Paloh merupakan bentuk reuni politik sesama kawan lama.

Demikian kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/3).

Menurut Adi, Surya Paloh yang juga pernah berbaju Golkar bermakna menguatkan tentang sikap mereka untuk membicarakan kondisi negara.


"Paloh pernah di Golkar, sebelum bikin partai. Pasti bicara banyak hal tentang kondisi negara. Apalagi figur ini jadi penyokong utama koalisi Jokowi. demikian kata Adi.

Selain itu, analisa Adi, keduanya, Airlangga dan Surya Paloh sengaja meningkatkan intensitas politik. Apalagi Airlangga selain menjabat Ketum Partai adalah soerang Menko di bidang ekonomi.

"Mereka menjahit intensitas komunikasi politik. Airlangga sebagai Menko plus ketum Golkar tentu punya kepentingan menyelaraskan visi politik kebangsaan di tengah pandemi. Terutama soal penanganan corona," demikian Dedi.

Pengamat politik UIN Jakarta itu juga memprediksi, Airlangga dan Surya Paloh  akan menyinggung peta jalan pemilu 2024 mendatang.

"Kemungkinan bicara jalan seiring bersama menuju jalan panjang 2024. Itu sangat terbuka. Golkar dan Nasdem punya kedekatan psikologis yang kuat,"  kata Adi.

Seperti diketahui, pertemuan Airlangga dan Surya Paloh dilakukan pada Minggu 14 Perbruari lalu. Acara pertemuan itu disinyalir sebagai instrumen dalam membahas gerbong koalisi Pilpres 2024 mendatang.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya