Berita

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Dukung Rehabilitasi Lahan, Luhut: Indonesia Peduli Selamatkan Lingkungan

KAMIS, 04 MARET 2021 | 00:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan dampak perubahan iklim sangat nyata dirasakan oleh seluruh negara di dunia tak terkecuali di negara kepulauan seperti di Indonesia.

Menko Luhut mengatakan peringatan dari alam ini harus dijawab lewat upaya yang nyata dan cepat lewat penyelematan lingkungan.

Salah satunya dengan merehabilitasi lahan kritis mangrove yang selama ini menjadi kekuatan besar berupa 75-80 persen sumber  kredit karbon dunia.


“Karena itulah hari ini saya bersama K/L dan Pemerintah Daerah terkait melaksanakan “Kick Off” Program Rehabilitasi Mangrove Nasional di Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang,” ucap Menko Luhut di Tanjung Pasir, Tangerang, Rabu (3/3).

Menko dua periode ini mengurai sebanyak 20% dari luas mangrove dunia dan teridentifikasi 600,000 hektar diantaranya kritis.

“Jika tidak segera direhabilitasi, maka luasan yang kritis tadi akan terancam kerusakan lebih parah,” tegasnya.

Atas dasar tersebut, Menko Luhut memiliki  target untuk menyelesaikan rehabilitasi lahan kritis tersebut dalam kurun waktu 4 tahun, yang artinya setiap tahun harus Indonesia melakukan rehabilitasi seluas 150,000 hektar.

“Saya dan juga K/L terkait paham bahwa kita sedang melakukan pekerjaan yang besar dan pasti memerlukan pendanaan yang ekstra, tidak cukup jika hanya bergantung kepada pendanaan APBN maupun non-APBN,” katanya.

Presiden Joko Widodo, kata Menko Luhut, mengundang mitra strategis seperti UAE dan World Bank untuk ikut andil dalam mega proyek rehabilitasi mangrove ini.

“Sekaligus kita bisa dengan bangga menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sangat peduli dan berkomitmen kuat untuk upaya penyelamatan bumi dan lingkungan,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya