Berita

Seorang pejuang memegang senapan mesin berat ketika pasukan yang setia kepada pemerintah yang didukung Saudi bentrok dengan pejuang pemberontak Houthi/Net

Dunia

Kutuk Serangan Rudal Houthi, AS: Berhenti Menargetkan Warga Sipil Tak Berdosa!

RABU, 03 MARET 2021 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Amerika Serikat di Riyadh mengutuk serangan yang dilancarkan oleh milisi Houthi yang didukung Iran di kota barat daya Jazan di Arab Saudi pada Selasa (2/3).

Lewat pernyataan di akun Twitter resmi kedutaan, AS juga mendesak Houthi untuk terlibat dalam pembicaraan diplomatik, alih-alih menargetkan warga sipil yang tidak berdosa sebagai sasaran serangan mereka.

"Kedutaan Besar AS mengutuk serangan Houthi semalam di Jazan, yang melukai beberapa warga sipil. Kami berharap para korban bisa segera sembuh total. Kami menyerukan kepada Houthi untuk berhenti menyerang warga sipil yang tidak bersalah dan untuk terlibat dalam proses diplomatik untuk mengakhiri konflik ini," tweet kedutaan, Selasa (2/3).


Dilaporkan Al-Arabiya, milisi yang didukung Iran telah meluncurkan rudal proyektil militer ke wilayah Jazan pada Selasa (2/3) dini hari. Wilayah itu terletak di bagian barat daya Kerajaan dekat perbatasan Yaman, kata Pertahanan Sipil Saudi.

Sedikitnya lima orang dilaporkan terluka dalam serangan rudal yang jatuh di jalan umum tersebut. Korban luka-luka termasuk tiga warga Arab Saudi dan dua Yaman, mereka kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan.

Houthi telah mengintensifkan serangan mereka ke Arab Saudi selama berbulan-bulan sekarang, meluncurkan rudal balistik dan drone bermuatan bahan peledak ke arah Kerajaan dan objek sipil.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya