Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Mungkinkah AHY Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024?

RABU, 03 MARET 2021 | 05:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diramalkan akan jadi kuda hitam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah merespons tren positif elektoral AHY.

Catatan Dedi, ada dua faktor dari positifnya tren elektoral putra suung Susilo Bambang Yudhoyono itu dalam memimpi Partai Demokrat.


Pertama, sebagai oposisi pemerintah Partai Demokrat kerap mengemukaan konflik dengan representasi pemerintah.

"posisi Demokrat saat ini sebagai oposisi serta mengemukanya konflik dengan representasi pemerintah soal isu kudeta, krisis semacam ini memungkinkan menghasilkan simpati publik," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/3).

Faktor kedua, ketokohan AHY mulai serupa dengan SBY. Apalagi, sejauh ini SBY masih menjadi variabel politik aktif yang membekingi AHY.

"Ketokohan AHY yang mulai menapaki popularitas sebagaimana SBY, juga faktor SBY yang masih aktif di belakang Demokrat. Tentu ini dihitung sebagai penyebab kemunculan AHY di 2024," demikian kata Dedi.

Secara khusus, Dedi memberi masukan pada AHY bahwa selama memimpin partai berlambang Mercy mampu menjaga agar tidak terjadi konflik di internal partainya.

"Dengan syarat konflik Denokrat yang sedang mengemuka saat ini sanggup diredam dan tidak berbuah perpecahan," demikian kata Dedi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya