Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tegas Tolak Legalisasi Miras, Pemuda Muhammadiyah Jabar: Miras Tak Cerminkan Kepribadian Bangsa

SENIN, 01 MARET 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken Presiden Joko Widodo pada 2 Februari 2021 menuai penolakan keras di masyarakat.

Pasalnya, aturan yang merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dianggap melegalkan industri dan peredaran minuman keras (miras).

Untuk itu, Pemuda Muhammadiyah Jabar menolak keras kehadiran (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tersebut.


Hal itu disampaikan Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Jabar, Inding U. Supriatna, saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Senin (1/3).

Inding menjelaskan, setidaknya ada 6 landasan pemikiran yang jadi acuan Pemuda Muhammadiyah Jabar untuk meminta Presiden Jokowi segera mencabut aturan tersebut.

Pertama, kata Inding, dari sudut pandang agama Pemuda Muhammadiyah berkeyakinan bahwa minuman keras hukumnya haram dan dilarang.

"Seseorang haram untuk meminumnya, menjualnya, memproduksinya, memberikan sebagai hadiah pada orang lain, serta haram mengizinkannya," tegasnya.

Ia kemudian menyitir Al Quran surah Al Baqarah ayat 219.

“Allah berfirman: Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,” tutur Inding.

Landasan kedua, Pemuda Muhammadiyah Jabar menilai Prepres tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945.

“Ketiga, dilihat dari segi sosial, minuman keras (miras) apapun bentuk dan jenisnya selalu berkorelasi dengan timbulnya kejahatan-kejahatan sosial. Dan kejahatan itu bertentangan dengan kemanusiaan, hak-hak masyarakat untuk hidup tenang dan juga bertentangan dengan landasan filosofis Bangsa Indonesia,” papar  Inding.

Landasan keempat, lanjut Inding, Pemuda Muhammadiyah Jabar menegaskan, minuman keras bukan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa.

“Kelima, secara ekonomi, Pemuda Muhammadiyah Jabar mengingatkan kembali kepada Presiden Joko Widodo untuk mencari jalan lain dalam hal membangkitkan roda perekonomian, bukan dengan cara membangun industri miras,” ujarnya.

Terakhir, Inding mengatakan, minuman keras jelas akan menimbulkan kecanduan dan berdampak buruk bagi kesehatan peminumnya.

“Sudah banyak riset dan pendapat para dokter yang menjelaskan bahwa miras dapat merusak kesehatan tubuh manusia,” pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya