Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Pejabat Gedung Putih: Kolaborasi Penanganan Covid-19 Dengan Meksiko Adalah Prioritas Utama

SENIN, 01 MARET 2021 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pemimpin Amerika Serikat dan Meksiko akan mengadakan pertemuan virtual pada Senin (1/3) waktu setempat. Pertemuan akan membahas penanganan Covid-19 serta migrasi dan pembangunan ekonomi.

Seorang pejabar Meksiko mengatakan bahwa kemungkinan besar dalam pertemuan itu Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador akan meminta 'pinjaman' vaksin AS kepada Presiden Joe Biden.

Namun, menurut salah seorang pejabat Gedung Putih, walaupun Biden terbuka untuk membahas tentang pinjaman vaksin sebagai bagian dari upayanya untuk bekerja sama dalam memerangi pandemi Covid-19, Biden akan tetap memprioritaskan kebutuhan untuk rakyatnya sendiri.


Lopez secara vokal pernah mendesak negara-negara maju untuk bersedia menyalurkan bantuan vaksin kepada negara-negara miskin dan menganggap distribusi vaksn yang berjalan sejauh ini "sama sekali tidak adil".

"Kami sangat berharap hal itu akan terjadi," kata pejabat Gedung Putih itu, ketika ditanya oleh Reuters apakah Lopez Obrador kemungkinan akan mengajukan permintaan untuk vaksin.

Amerika Serikat perlu membuat strategi untuk membantu tetangganya itu karena perbatasan nasional tidak dapat menutupnya dari pandemi. Penanganan Covid-19 harus secara serentak dilakukan termasuk membantu tetangga-tetangga dalam hal vaksin.

Penanganan pandemi akan mempercepat pemulihan ekonomi. Pemulihan  ekonomi bisa berjalan dengan membuka perbatasan, menurut pejabat Gedung Putih itu.

“Tapi kita tidak bisa membuka perbatasan kita jika Kanada dan Meksiko belum menangani pandemi dengan cara yang sama. Jadi, kolaborasi dengan Meksiko adalah prioritas utama,” katanya, seperti dikutip Reuters, Minggu (28/2).  

Amerika Serikat masih terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan vaksinnya. Biden dapat menghadapi dampak politik jika ia bergerak terlalu cepat untuk mengirimkan vaksin ke negara lain pada saat yang sama.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya