Berita

Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat Besar Karena SBY Dan Kerja Keras Kader, Bukan Pelaku Kudeta

SENIN, 01 MARET 2021 | 07:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Isu pengambilalihan partai secara paksa masih menyelimuti Partai Demokrat. Sekalipun sejumlah kader yang terlibat sudah dipecat oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Menanggapi isu ini, Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa Partai Demokrat merupakan partai yang lahir dan besar karena ketokohan SBY dan kerja keras kader.

Selain itu, juga karena dukungan rakyat, maka Partai Demokrat bisa menjadi partai yang mengantarkan SBY jadi presiden sebanyak dua kali.


“Partai Demokrat lahir dan besar karena Pak SBY sebagai tokohnya, kerja keras dari seluruh kader, dan pasti karena dukungan masyarakat,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (1/3).

Dia memastikan tidak ada dari kelompok Gerakan Pengambilalihan Kepengurusan Partai Demokrat yang berjasa. Sebaliknya, mereka kini justru sedang merampas partai untuk dijual.

“(Mereka) sedang berupaya merebut dan menjual partai karena pembelinya sudah ada,” tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya