Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan/Net
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan/Net
"Pada hari simbolis 1 Maret, kita harus menegaskan kembali keteguhan publik untuk melindungi demokrasi sipil, tatanan konstitusional dan kekuatan rakyat di Republik Armenia," katanya, seperti dikutip dari Radio of Armenia, Minggu (28/2).
"Maksud saya, tentunya ini bukan perlindungan kekuasaan pemerintah ini atau kekuasaan saya, tetapi kekuasaan rakyat. Saya tidak punya kekuasaan di negeri ini, di sini kekuasaan itu milik orang-orang yang telah melimpahkannya kepada saya untuk jangka waktu tertentu,†ujar Pashinyan.
Peristiwa kelam 1 Maret 2008 tidak akan pernah ada lagi, begitu juga dengan bentrokan sipil, katanya.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25
UPDATE
Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26
Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10
Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54
Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30
Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15
Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59
Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42
Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40
Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20