Berita

Politik

Jajak Pendapat ’24 Tokoh Harapan 2024’ Berakhir Lebih Cepat

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 23:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Jajak pendapat “24 Tokoh Harapan 2024” berakhir lebih cepat dari kurun waktu yang direncanakan. Sedianya, polling tersebut direncanakan digelar selama satu bulan, dari tanggal 23 Februari sampai 22 Maret 2021.

Namun, dengan berbagai pertimbangan, Redaksi Kantor Berita Politik RMOL memutuskan untuk mempersingkat waktu polling menjadi hanya satu pekan.

“Dengan demikian, polling akan berakhir persis tengah malam ini,” ujar Kordinator Polling RMOL, Denny NJA, Minggu malam (28/2).


Sampai berita ini diturunkan, polling telah diikuti oleh 62.628 pemilih, dan dibagikan lebih dari 4.300 kali.

“Kami senang karena polling ini disambut hangat masyarakat pembaca,” ujar Denny NJA lagi.

Menurut Denny NJA, pertimbangan utama mengapa penyelengagaraan polling dipercepat dalam beberapa hari terakhir tidak terjadi perubahan suara signifikan, khususnya di “papan bawah”.

“Nama sejumlah tokoh yang selama ini diperkirakan memiliki pengaruh dan didukung kalangan masyarakat luas, dalam polling ini tidak begitu mendapat sambutan,” masih katanya.

Denny NJA mengatakan, banyak alasan mengapa nama-nama tersebut tidak mendapatkan dukungan yang signifikan dalam polling ini.

“Namun yang paling memahami alasan itu adalah masyarakat pembaca,” tegasnya.

Sejumlah nama yang tidak mendapatkan sambutan itu adalah Mahfud MD, Sri Mulyani Indrawati, Susi Pudjiastuti, Khofifah Indarparawansa, Tri Rismaharini, Gatot Nurmantyo, Tito Karnavian, Prabowo Subianto, Bambang Soesatyo, Sandiaga Uno, Jusuf Kalla, Surya Paloh, Puan Maharani, dan Nadiem Makarim.

“Mungkin dalam kesempatan berikutnya kehadiran mereka akan lebih disambut,” sambung Denny NJA.

Dia menambahkan, polling ini bukan untuk memperkirakan elektabilitas tokoh dalam kancah pemilihan presiden 2024.

Polling ini sekadar untuk mengetahui bahwa tokoh-tokoh tersebut memiliki barisan pendukung yang loyal pada saat polling digelar.


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya