Berita

Presiden Joko Widodo saat di Maumere, NTT/Net

Politik

Wajar Bareskrim Tolak Laporan Kerumunan Jokowi Di Maumere

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 08:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Upaya sejumlah pihak melaporkan Presiden Joko Widodo ke Bareskrim Polri soal kerumunan massa yang terhadi saat kunjungan kerja di Maumere, Nusa Tenggara Timur, dinilai berlebihan.

Pakar komunikasi dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengatakan bahwa mereka yang melaporkan Presiden Joko Widodo belum melihat secara jeli simbol non-verbal dari presiden yang mengandung makna mendalam, sehingga sangat tidak tepat jika ada yang melaporkan.

“Karena itu dari aspek komunikasi, laporan ini sangat lemah dari sudut makna yang terkandung dari simbol non-verbal yang disampaikan oleh presiden. Wajar pihak kepolisian, menurut hemat saya, menolaknya,” tegas Emrus kepada redaksi, Minggu (28/2).


Emrus mengaku sudah mengikuti dan menyimak peristiwa berkumpulnya sekelompok masyarakat tersebut lewat berbagai sumber dari sejumlah media. Dia kemudian menyimpulkan bahwa peristiwa itu sama sekali bukan sepengetahuan dan keinginan presiden.

Hal tersebut jelas tergambar dari perilaku komunikasi non-verbal presiden. Dengan memakai masker, Presiden terlihat menggerak-gerakan tangannya ke arah maskernya, sebagai simbol komunikasi non-verbal yang dapat dimaknai dan bertujuan mengingatkan sekelompok masyarakat yang ada di lokasi agar tetap menggunakan masker.

“Dari simbol non-verbal tersebut, sangat jelas bahwa presiden memberi teladan kepada masyarakat agar tetap dan taat menggunakan protokol kesehatan dalam rangka menghindari penyebaran Covid-19,” sambungnya.

Uraian dari perspektif komunikasi di atas, seharusnya serta merta disampaikan oleh Tim Komunikasi Presiden (para Jubir) untuk memberi pencerahan kepada publik. Sayangnya, sambung Emrus, hal tersebut belum dilakukan hingga saat ini.

Atas alasan itu, Emrus meyarankan kepada presiden agar segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan komunikasi kepresidenan.

“Dengan demikian, manajemen komunikasi kepresidenan ke depan bisa lebih profesional, cepat, lincah, proaktif, kreatif, antisipatif dan yang tak kalah pentingnya menjadi "penasihat" komunikasi bagi presiden,” tutupnya.

Dua unsur masyarakat telah melaporkan Presiden Jokowi ke Bareskrim, yaitu Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Koalisi Masyarakat Anti-Ketidakadilan. Namun demikian, laporan keduanya telah ditolak Bareskrim Polri.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya